WNI dari LN Bisa Divaksin Setelah Karantina 7 Hari dan Negatif Corona

Ilustrasi vaksin corona.
Foto: Shutterstock

Pemerintah membuat sejumlah syarat bagi WNI yang masuk ke Indonesia dari luar negeri. Salah satunya, karantina, menunjukkan dan hasil tes PCR yang negatif.

Lalu, apakah WNI dari luar negeri yang belum divaksin, akan diberi vaksinasi?

Kasatgas Penanganan COVID-19, Ganip Warsito menjelaskan vaksinasi nantinya akan dilakukan setelah melakukan karantina selama 7 hari yang dibarengi dengan tes PCR.

“Jadi pelaksanaan vaksinasi itu dilaksanakan setelah karantina 7 hari. Kemudian, PCR kedua dinyatakan negatif, baru divaksinasi (validasi vaksinasi). Selanjutnya bisa melanjutkan perjalanan,” ujar Ganip dalam keterangannya, Minggu (4/7).

Selain itu, pemerintah juga akan membuat aturan untuk melakukan validasi terkait vaksin COVID-19 yang disuntikkan di luar negeri.

Ganip kembali mengatakan bahwa sebelumnya dari Kemenkes ada rencana untuk melakukan launching ketentuan terkait validasi masalah vaksinasi, tetapi saat ini telah ada sistem yang dapat digunakan.

“Selama ini kita buat di satu bandara seperti di Soetta. Tadi siang saya cek juga, begitu para penumpang datang, kemudian dia masuk ke spot pemeriksaan surat-surat kelengkapan baik itu surat vaksinasi, “ jelasnya.

“Kemudian surat yang terkait dengan PCR yang dilakukan dari negara asal. Baru di situlah tempatnya screening awal untuk menentukan bahwa surat-surat itu sah sesuai dengan yang ditentukan,” tambahnya.

Comments are closed.