WNA yang Hendak Keluar RI atau Lakukan Trip Domestik Harus Sudah Divaksin

Calon penumpang pesawat berada dekat media promosi PON XX Papua di Terminal Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Kamis (1/7/2021). Foto: Fikri Yusuf/ANTARA FOTO

Pemerintah telah mengeluarkan aturan baru terkait pelaku perjalanan internasional di masa PPKM Darurat. Salah satunya yakni mengatur perjalanan Warga Negara Asing atau WNA di Indonesia yang ingin pulang atau melanjutkan perjalanan di luar negeri.

Kini, WNA di Indonesia yang ingin melakukan perjalanan ke luar negeri harus sudah divaksinasi COVID-19 mulai 6 Juli 2021. Caranya yakni melalui vaksinasi Gotong Royong.

“WNA yang sudah berada di Indonesia yang akan melakukan perjalanan baik domestik maupun internasional diwajibkan melakukan vaksinasi COVID-19 melalui skema Gotong royong,” kata Kepala BNPB sekaligus Kasatgas Penanganan COVID-19 Ganip Warsito secara virtual, Minggu (4/7).

Hal ini tertuang dalam addendum SE Satgas Penanganan COVID-19 No.8 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi COVID-19. Dalam revisi SE ini, kartu vaksinasi memang menjadi syarat penting untuk masuk maupun keluar Indonesia.

Selain itu, pemerintah juga telah mengeluarkan Surat Edaran Satgas No. 14 Tahun 2021 yang mengatur tentang Pelaku Perjalanan di Dalam Negeri pada masa PPKM Darurat.

Dalam aturan ini, setiap orang termasuk WNA yang ingin melakukan perjalanan jauh di Jawa dan Bali dengan seluruh moda transportasi harus menunjukkan kartu vaksinasi pertama dan hasil negatif tes RT-PCR.

Ini sebabnya WNA juga harus divaksinasi corona apabila ingin berpergian jarak jauh di Jawa dan Bali selama pemberlakukan PPKM Darurat, yang berlaku sejak 3 hingga 20 Juli mendatang.

Ini artinya, WNA tak bisa pilih-pilih vaksin kalau disuntik melalui program Gotong Royong. Sebab baru ada vaksin Sinopharm yang saat ini digunakan dalam skema vaksinasi Gotong Royong.

Comments are closed.