Warga Jabar Butuh Obat dan Vitamin saat Isoman? Silakan Ajukan Lewat Pikobar

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, meninjau ketersediaan tempat tidur pasien COVID-19 di RSUP Dr. Hasan Sadikin pada Sabtu (12/6) malam. Foto: Dok. Pemprov Jabar

Lonjakan kasus corona mengakibatkan kapasitas rumah sakit di Jabar menjadi terbatas. Perawatan pasien corona di rumah sakit diprioritaskan untuk kasus dengan gejala berat sampai kritis.

Sedangkan, pasien corona tanpa gejala (OTG) atau bergejala ringan dapat menjalani isolasi mandiri (isoman).

Pemprov Jabar pun meluncurkan fitur ‘Isolasi Mandiri’ dalam portal Pikobar. Warga bisa mengaksesnya di tautan https://pikobar.jabarprov.go.id/isoman.

Ilustrasi aplikasi Pikobar, Pusat Informasi & Koordinasi COVID-19 Provinsi Jawa Barat. Foto: Melly Meiliani/kumparan

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, fitur isoman ini digagas agar warga Jabar yang menjalani isolasi di rumah dimudahkan dalam mengakses layanan telekonsultasi serta pengajuan paket obat dan multivitamin.

“Selama ini kami melihat tekanan luar biasa pada rumah sakit. Padahal tidak semuanya sebenarnya perlu dirawat di rumah sakit, hanya sekian persen sebenarnya bisa dirawat di luar rumah sakit atau menjalani isoman,” kata Emil, Senin (5/7).

Melalui fitur Isolasi Mandiri, warga Jabar bisa mendapatkan informasi praktikal selama isoman, yang meliputi panduan isolasi di rumah, prosedur pemantauan kontak erat.

Kemudian, kriteria selesai isolasi, serta pengajuan layanan telekonsultasi dan obat-obatan dengan mengunjungi portal Pikobar.

Fitur Isolasi Mandiri di Pikobar. Foto: pikobar.jabarprov.go.id

Emil berharap layanan telekonsultasi yang dihadirkan pada Fitur Pikobar Isolasi Mandiri dapat menjadi upaya menurunkan angka keterisian rumah sakit di Jabar.

“Yang menjalani isoman jumlahnya cukup banyak dan saya menerima komplain dari warga yang kebingungan harus berkonsultasi ke siapa. Lalu, mereka juga kebingungan mendapatkan obat-obatan dan suplemen,” ucap dia.

Problem di luar rumah sakit ini menjadi latar belakang dan inisiatif Pemda Provinsi Jabar membuka konsultasi dokter secara online melalui Pikobar dan memberi obat serta suplemen gratis sesuai prosedur kepada mereka yang isoman,” imbuhnya.

Tenaga kesehatan keluar dari ruang isolasi COVID-19 Rumah Sakit Umum (RSU) Dadi Keluarga, Kabupetan Ciamis, Jawa Barat, Senin (14/6/2021). Foto: Adeng Bustomi/ANTARA FOTO

Selain itu, Emil berharap perusahaan farmasi bisa secepatnya memasok obat-obatan yang sudah dipesan ke gudang Pemprov Jabar.

Bagi pesanan obat yang sudah masuk lewat aplikasi, dia berharap langsung dikirim ke rumah masing-masing pasien COVID-19 yang menjalani isoman.

“Saya berharap obat-obatan bisa masuk secepatnya ke gudang Pemprov Jabar. Setelah itu, sesuai pesanan yang ada di Aplikasi bisa dikirim sampai ke rumahnya,” pungkas dia.

Pemprov Jabar kini telah mengalihkan anggaran 11 proyek infrastruktur senilai total Rp 140 miliar untuk pemberian obat dan suplemen vitamin gratis bagi warga yang sedang isoman.

Comments are closed.