Wali Kota Ungkap Tak Ada Harapan Korban Selamat dari Gedung Runtuh di Florida

Suasana operasi pencarian dan penyelamatan di bangunan perumahan Champlain Towers South yang runtuh di Surfside, dekat Miami Beach, Florida, AS, (29/6). Foto: MDFR/Handout via REUTERS

Tim SAR telah menemukan 18 korban tewas lainnya akibat gedung runtuh di Miami, Florida. Wali kota Miami-Dade County Daniella Levine Cava menyatakan tidak ada lagi harapan bahwa hampir 100 orang yang masih hilang dapat selamat.

Sementara itu, kini total korban tewas yang telah ditemukan akibat insiden ini berjumlah 54 orang.

“Dengan kesedihan yang mendalam, kami telah membuat keputusan yang sangat sulit untuk beralih dari operasi pencarian dan penyelamatan menjadi pemulihan,” kata Cava pada Rabu (7/7), dikutip dari Reuters.

Petugas darurat melakukan upaya pencarian dan penyelamatan di bangunan runtuh di Surfside, dekat Miami Beach, Florida, AS, (29/6). Foto: Joe Skipper/REUTERS

Hal ini pun dipastikan oleh Asisten Kepala Penyelamatan Kebakaran Miami-Dade, Ray Jadallah. Ia mengatakan kepada para anggota keluarga korban bahwa bangunan itu jatuh lurus ke bawah dan meratakan tiap lantai, sehingga hampir tidak meninggalkan ruang kosong atau ruang di mana manusia bisa selamat dari benturan.

Bahkan sejak beberapa jam pertama usai gedung runtuh, tidak ada yang berhasil ditarik keluar hidup-hidup. Tidak ada pula tanda-tanda kehidupan yang terdeteksi sejak saat itu oleh peralatan canggih atau anjing terlatih.

Para pejabat mengatakan 86 orang yang masih dinyatakan hilang bisa saja ditemukan, namun di tempat lain.

Sebelumnya, kondomium Champlain Towers South di Surfside, Miami, yang memiliki 12 lantai runtuh pada 24 Juni lalu. Hingga kini, penyelidik belum dapat memastikan penyebab bangunan berusia 40 tahun itu runtuh.

Namun, sebuah laporan teknik pada 2018 menemukan kekurangan struktural yang sekarang menjadi fokus penyelidikan.

Comments are closed.