Viral Nasi Minyak, Menu Bebek Goreng dengan Bumbu Kuning Berminyak Banyak

Nasi minyak yang viral di Surabaya. Foto-foto: Amanah Nur Asiah/Basra

Baru-baru ini, di Surabaya, viral sebuah warung nasi bebek dan ayam goreng di yang menjual nasi minyak.

Saat Basra berkunjung ke lokasi, sekilas warung bebek yang berlokasi di Jalan Majapahit ini nampak seperti warung pada umumnya. Yang membedakan yakni penjual kerap menambahkan minyak panas pada bumbu kuning dan sambalnya.

Bukhori, pemilik warung nasi minyak mengatakan, sejak 2002, ia sudah berjualan nasi bebek. “Dinamakan nasi minyak itu dari anak-anak kampus yang ke sini, soalnya bumbunya kita kasih minyak,” ucap Bukhori ketika ditemui Basra, Rabu (25/1) malam.

Bukhori mengungkapkan, jika minyak yang ia gunakan sebagai campuran sambal dan bumbu kuning merupakan minyak bebek asli.

Menurutnya, minyak bebek tersebut jika ditambahkan ke dalam sambal ataupun untuk menggoreng membuat aroma bebek atau ayam lebih harum dan terasa gurih.

“Jadi itu (minyak bebek) dapat dari pas merebus bebek. Nah minyak bebeknya keluar, itu yang kita ambil, yang kita gunakan. Aromanya juga lebih sedap, gurih,” jelasnya.

Foto-foto: Amanah Nur Asiah/Basra

Dalam sehari, bukhori mengaku bisa menjual sekitar 25 ekor bebek dan 10 ekor ayam. Untuk satu ekornya, bisa dipotong menjadi 7 bagian.

“Satu porsi (bebek/ayam) itu Rp 20 ribu lengkap dengan nasi. Kita juga jual usus, jeroan, kepala. Sehari bisa sekitar 240 porsi,” tuturnya.

Terkait viralnya nasi minyak ini, Bukhori mengaku bersyukur karena warung bebek miliknya ramai dan semakin dikenal orang. “Karena ini (minyak) kan memang sudah dari dulu. Jadi ya gapapa. Kalau engga dikasih minyak ya kurang,” tukasnya.

Ditemui dalam kesempatan yang sama, Ezral Ryvaldo, salah satu pembeli dari daerah Ngagel mengatakan, jika ia kerap makan nasi minyak.

Bahkan dalam seminggu, pemuda yang akrab disapa Aldo ini bisa 3 sampai 4 kali makan di tempat.

“Karena yang terkenal di sini kan bebek bumbu hitamnya pakai minyak. Untuk harganya juga tidak terlalu mahal, worth it lah. Rasanya enak, apalagi bumbu hitamnya pekat, terus rempahnya lebih terasa gurih gitu,” ungkapnya.

Ketika ditanya lebih lanjut terkait kolesterol, Aldo mengaku jika ia melakukan pola hidup sehat. “Seminggu 3 sampai 4 kali ke sini (nasi minyak). Untuk kolesterol ya sama diimbangi makan buah dan olahraga juga. Jadi seimbang,” tukasnya sembari tertawa.

Diketahui, warung nasi minyak ini buka setiap hari mulai pukul 19.00-02.00 WIB.

Comments are closed.