Varian Delta Menyebar, Korsel Lagi-lagi Hadapi Lonjakan Kasus COVID-19

Seorang guru memberikan kelas online di sekolah, di tengah wabah virus corona (COVID-19), di Seoul, Korea Selatan, Kamis (9/4). Foto: REUTERS/Heo Ran

Virus corona di Korea Selatan kembali melonjak. Menyebarnya varian Delta menjadi penyebab lonjakan kasus harian.

Pada Kamis (1/7/2021), Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korsel (KCDA) mengumumkan penambahan 826 kasus. Sehari sebelumnya penambahan corona di Korsel sebanyak 762 kasus.

Penambahan pada Kamis ini merupakan yang terbesar dalam enam bulan. Tepat pada Januari lalu Korsel berhadapan dengan gelombang ketiga pandemi COVID-19.

Sejumlah warga mengenakan masker untuk menghindari penyebaran virus corona di Seoul, Korea Selatan, Kamis (28/5). Foto: REUTERS/Kim Hong-Ji

Menurut KCDA kasus baru muncul di ibu kota Seoul dan wilayah sekitarnya. Mereka mengidentifikasi ada dua klaster besar di Seoul dan sekitarnya.

“Lebih dari 80 persen kasus baru datang dari area Metropolitan Seoul dan selama tiga beruntun kasus-kasus terkait klaster restoran dan tempat les privat,” kata Menkes Korsel Jeon Hae-cheol seperti dikutip dari Reuters.

“Kami begitu khawatir virus akan terus menular lantaran ada peningkatan aktivitas di luar ruangan dan naiknya jumlah kasus terkait virus yang sangat menular varian Delta,” sambung dia.

Untuk menahan laju penyebaran virus corona, otoritas Korsel meminta warga untuk tetap memakai masker. Mereka juga menganjurkan warga untuk tetap di rumah.

Saat ini, total kasus infeksi virus corona di Korsel mencapai 157.723. Sebanyak 2021 di antaranya meninggal dunia.

Comments are closed.