Update Korban Kecelakaan KMP Yunicee: 53 Selamat, 6 Tewas

Proses evakuasi penumpang KMP Yunicee yang tenggelam di Selat Bali. Foto: Dok. Istimewa

Proses evakuasi terhadap penumpang dan anak buah kapal (ABK) Kapal Motor Penumpang atau KMP Yunicee masih berlangsung. Jumlah korban yang telah ditemukan hingga Rabu (30/9) pagi sebanyak 59 orang.

Mereka terdiri dari 53 korban selamat dan 6 korban tewas. Korban selamat sebagian besar dievakuasi ke Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur.

“Yang sudah ditemukan sementara data sementara totalnya 59, meninggal 6, 53 dalam keadaan selamat. Yang 9 itu masuk ke Gilimanuk, 6 yang meninggal dan 3 yang selamat, yang lain itu ke Ketapang semuanya dalam keadaan selamat,” kata Gubernur Bali Wayan Koster saat meninjau proses evakuasi di Pelabuhan Gilimanuk, Rabu (30/6).

Belum diketahui penyebab KMP Yunicee tenggelam. Koster telah meminta TNI-Polri, Dishub dan BPBD untuk menginvestigasi kecelakaan tersebut.

Selain itu Koster berencana mengevaluasi penyeberangan jasa transportasi laut di Pelabuhan Gilimanuk. Hal ini untuk mencegah peristiwa yang sama. Ia juga meminta agar para pengelola displin mematuhi standar operasi penyeberangan penumpang di pelabuhan.

“Ini menjadi pelajaran dan bahan pengetahuan juga untuk melakukan koordinasi dengan para pihak kementerian perhubungan, Pelindo, dan juga pihak pemilik perusahaan yang memiliki kapal. Apa pun juga kita harus melakukan evaluasi,” ucap Koster.

Keluarga Penumpang KMP Yunicee Berdatangan ke Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. Foto: Dok. Istimewa

Sebelumnya, KMP Yunicee tenggelam di perairan Selat Bali pada Selasa (29/6) sekitar pukul 19.06 WITA. Mulanya kapal diduga pecah lambung sehingga kapal miring dan seluruh badan kapal tenggelam.

Basarnas Bali mencatat KMP Yunicee yang tenggelam di mengangkut 53 orang. Mereka terdiri dari 41 penumpang dan 12 anak buah kapal (ABK).

Kapolres Jembarana AKBP I Ketut Adi Wibawa mengatakan, ada 41 penumpang dan 15 ABK dalam kapal tersebut. Belum diketahui jumlah manifes dalam kapal tersebut.

Comments are closed.