UMNO Tarik Dukungan, Kekuasaan PM Muhyiddin Yassin di Malaysia di Ujung Tanduk

Muhyiddin Yassin saat upacara pelantikan sebagai perdana menteri ke-8 Malaysia di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (1/3). Foto: Malaysia Information Department/Maszuandi Adnan via REUTERS

Politik di Malaysia lagi-lagi bergejolak. Partai terbesar dalam koalisi Pemerintahan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin menarik dukungan.

Mundurnya Partai Organisasi Persatuan Melayu Nasional (UMNO) jadi pukulan besar terhadap Muhyiddin. Pria yang baru setahun lebih menduduki orang nomor satu di Pemerintahan Negeri Jiran kini kekuasaannya berada di ujung tanduk.

keputusan UMNO diambil usai para petinggi partai menggelar pertemuan pada Kamis (8/7/2021). Setelah menimbang masak-masak eks penguasa Malaysia selama empat dekade lebih itu akhirnya resmi menarik dukungan terhadap Muhyiddin.

Menteri Pertahanan Malaysia Ismail Sabri Yaakob.
Foto: Facebook/Ismail Sabri Yaakob

“Dengan hormat UMNO meminta Muhyiddin Yassin mundur dan mengizinkan Perdana Menteri baru segera ditunjuk,” ucap Presiden UMNO Ahmad Zahid Hamidi seperti dikutip dari AFP.

Permintaan UMNO sampai sekarang belum direspons oleh Muhyiddin.

Sejak awal 2021 pemerintahan Muhyiddin menghadapi guncangan besar. Awal mula gejolak politik adalah keputusan darurat yang diambil Muhyiddin untuk memerangi pandemi COVID-19.

Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin. Foto: AFP/Mohd RASFAN

Keputusan itu diambil Muhyiddin pada Januari 2021. Bukan cuma memberlakukan situasi darurat, Muhyiddin turut menangguhkan parlemen.

Langkah penangguhan itu memunculkan resistensi baik dari oposisi dan koalisi pemerintah. Muhyiddin dituding menggunakan status darurat hanya untuk tetap berkuasa di Negeri Jiran.

Muhyiddin tak tinggal diam melihat kekuasaan diguncang. Beberapa jam sebelum UMNO menarik dukungan, eks Deputi PM di era kekuasaan Mahathir Muhammad ini mengambil langkah mengejutkan.

Dia menunjuk politikus senior Ismail Sabri jadi Deputi PM. Muhyiddin ingin penunjukan dapat membuat UMNO tetap berada di koalisi.

Namun, keinginan Muhyiddin tak jadi kenyataan. Meski UMNO diberi kursi super penting di pemerintahan, partai pemilik 38 kursi parlemen bersikeras untuk keluar dari pemerintahan Muhyiddin.

Comments are closed.