Terima Gaji Ratusan Juta, Ahok Ngaku Beruntung Jadi Komut Pertamina

Basuki Tjahaja Purnama.
Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama, menyatakan dirinya tergolong beruntung lantaran bekerja sebagai petinggi BUMN.

Menurut pria yang akrab disapa Ahok itu, penghasilan bulanan hingga ratusan juta rupiah sebagai komisaris sudah lebih dari cukup untuk dapat dikatakan sebagai golongan orang kaya. Dalam konteks ini, dia ingin menekankan pentingnya menerapkan etika dengan tak melirik lagi pemasukan lain.

“Kita ini termasuk orang yang beruntung di BUMN, termasuk orang kaya penghasilan ratusan juta. Buat apa saya ngerusak badan saya buat dapat gaji lebih banyak, buat apa saya mengorbankan diri saya untuk masa depan Indonesia yang rusak,” pungkas Ahok dalam webinar membahas etika yang digelar PPM Manajemen, Kamis (8/7).

Bagi mantan Gubernur DKI Jakarta itu, reputasi baik jauh lebih besar dari kekayaan dan jabatan apapun. Atas dasar itu, misal diminta mundur dari perusahaan swasta meski bergaji miliaran per tahun, dia pun bakal memilih berhenti.

Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama meninjau lokasi Pertamina RU VI usai insiden kebakaran tangki Kilang Minyak Balongan. Foto: Dok. Pertamina

Ahok pun curhat tentang selorohan anak istrinya mengenai kehidupan bak roller coaster. Menurutnya, selama bisa menikmati makanan enak dan bahkan sekolah sampai ke luar negeri, itu sudah bisa disebut kaya.

Komut Pertamina itu juga menegaskan tak pernah bercita-cita jadi orang super kaya. Sehingga belum ada urgensi menurutnya buat mengorbankan etika sebagai seorang petinggi perusahaan pelat merah.

“Takut enggak istri saya ‘aduh ikut bapak kayak naik roller coaster‘, tapi selama ini kan enggak kelaparan. Anak saya bilang: saya enggak mau sama bapak miskin. Kurang ajar bisa saya sekolahin ke luar negeri coba bilang miskin,” tuturnya.

“Saya juga enggak pernah cita-cita jadi orang super kaya. Yang penting biaya sekolah, biaya hidup, saya bisa makan relatif kayak orang lain cukup,” sambung mantan anggota DPR.

Comments are closed.