Telkom Dukung 33 Desa Digital di Wilayah Terpencil dan Bangun Kolaborasi UMKM

Telkom memberi bantuan akses internet dan digital ke 33 desa terpencil di Jawa Barat. Foto: Telkom

Sebagai bentuk dari kepedulian untuk digitalisasi masyarakat Indonesia termasuk di wilayah pedesaan, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memberikan bantuan kepada 33 Desa Rural di Jawa Barat.

Bantuan berupa layanan akses internet berbasis satelit, Mangoesky, selama 1 tahun ini diberikan ke desa-desa terpencil yang ada di daerah Bandung, Bandung Barat, Karawang, Sukabumi, Cirebon, dan Tasikmalaya.

Bantuan secara simbolis diserahkan langsung Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Edi Witjara, melalui video conference kepada perwakilan Kepala Desa dari Sukamulya (Bandung), Sukamulya (Sukabumi), Karangsari (Karawang), Argalingga (Cirebon), dan Bojongsari (Tasikmalaya).

Telkom memberi bantuan akses internet dan digital ke 33 desa terpencil di Jabar. Foto: Dok. Telkom

Turut hadir dalam kegiatan tersebut melalui video conference, Kepala Biro Perekonomian Pemprov Jawa Barat Benny Bachtiar dan Executive Vice President Telkom Regional III Jawa Barat Sujito.

Dalam sambutannya, Edi Witjara mengatakan, bantuan CSR ini diharapkan dapat membantu desa-desa yang berada di wilayah blankspot dan 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal) sehingga dapat menunjang kegiatan ekonomi, pendidikan dan sektor lainnya.

“Layanan akses internet ini juga semoga dapat membantu desa dalam mengembangkan dan memperkenalkan potensi desa. Sehingga sektor ekonomi, pendidikan, dan sektor lainnya di desa-desa tersebut tetap dapat berjalan terutama di masa pandemi ini.” ujarnya.

Mewakili Pemprov Jawa Barat, Benny Bachtiar mengatakan, dari target implementasi 5.000 desa digital di Jawa Barat, saat ini telah terealisasi 90%. Sementara itu masih ada 500 desa lagi yang belum mendapat layanan internet.

Telkom memberi bantuan akses internet dan digital ke 33 desa terpencil di Jabar. Foto: Dok. Telkom

Untuk itu, Pemprov Jawa Barat mengharapkan dukungan Telkom untuk dapat memfasilitasi 23% penduduk Indonesia atau setara 50 juta penduduk yang membutuhkan layanan digital tersebut. Bagi Pemprov Jawa Barat, digitalisasi ini termasuk prioritas pembangunan, yang selaras dengan program Smart Village yang dicanangkan Gubernur Ridwan Kamil.

Pada kesempatan yang sama, Telkom juga turut serta membangun Kolaborasi SME Space untuk UMKM di Jawa Barat. Edi Witjara mengatakan, Telkom sebagai salah satu perusahaan yang bergerak pada bisnis digital, turut mendukung program pemerintah dalam peningkatan ekonomi pelaku bisnis mikro, kecil, dan menengah atau SME.

Telkom memiliki beberapa produk digital yang dapat membantu para pelaku UMKM dalam berkembang menjalankan bisnisnya. “Sakoo, Bonum, Padi UMKM, merupakan beberapa produk yang dikembangkan oleh Telkom yang fokus pada sektor UMKM,” ujarnya.

Comments are closed.