Tak Kunjung Ditemukan, Berikut Kronologi Lengkap Misteri Hilangnya Dokter Faisal

dr Faisal. Foto: Istimewa

Misteri hilangnya seorang Dokter di Rumah Sakit Umum, Mokopido, Kabupaten Tolitoli, Sulteng, belum terkuak. Berbagai upaya pencarian terus dilakukan, namun belum membuahkan hasil.

Banyak yang menyebut, sang dokter menjadi korban kejahatan. Adapula yang mengaitkannya dengan hal-hal mistis. Pasalnya, di sekitar lokasi hilangnya disebut-sebut sangat angker.

Berikut kronologi lengkap hilangnya Dokter Faisal pada Jumat 6 Mei 2022 lalu. Informasi hilangnya dokter Faisal pertama kali dikabarkan seorang warga yang tengah melintas di Poros Tolitoli-Buol di Dusun Mamunu, Desa Lingadan, Kecamatan Dako Pemean, Kabupaten Tolitoli, yang melihat sepeda motor terperosok ke jurang. Motor dengan kondisi kunci kontak masih melekat itu ditemukan sekitar pukul 23.30 WITA.

Tak hanya motor, di sekitarnya ditemukan helm, tas dan jaket yang digunakan dokter Faisal. Tas tersebut berisikan sejumlah kartu nama atas nama dokter Faisal dan kartu penting lainnya.

Warga yang melihat kejadian itu, melaporkannnya ke Polsek Dako Pemean, dan langsung menuju lokasi mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Sebelum dikabarkan hilang, Dokter Faisal melakukan perjalan menuju Desa Lingadan, Kabupaten Tolitoli, dengan misi memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir. Hal ini dibenarkan Kades Lingadan, Mashuri.

Kades menyebut dokter Faisal datang ke desanya memberikan bantuan uang tunai kepada 35 warga korban banjir. Masing-masing warga menerima uang bantuan sebanyak Rp 500.000 ribu. Total bantuanya sekitar Rp 17.500.000.

Sekitar pukul 23.00 WITA, dr Faisal pun meninggalkan Desa Lingadan menuju Desa Kapas dengan tujuan serupa yakni, bantuan bagi warga banjir. Namun dalam perjalanannya, dokter Faisal dikabarkan hilang. Motor yang dikendarainya ditemukan di tepi jurang.

Sejak saat itu, pencarian dokter Faisal pun dilakukan. Namun, hingga kini, sepekan sejak hilangnya sang dokter, tepatnya Jumat (13/5), hasil pencarian masih nihil.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu, Andrias Hendrik Johanes, menyebut sudah mengerahkan personelnya ke lokasi hilang dokter Faisal. Pencarian dilakukan dengan dibantu beberapa aparat keamanan sekitar dan para relawan di Tolitoli.

Sementara Humas Polres Tolitoli, Iptu Ansari juga mengatakan, belum ada perkembangan terbaru dari pihak kepolisian. Upaya pencarian masih terus dilakukan, mengumpulkan berbagai sumber guna kepentingan penyelidikan.

Pencarian hingga menurunkan anjing pelacak Ditsamapta Polda Sulteng. Lagi-lagi, hasilnya masih nihil. *(RK)

Comments are closed.