Swiss vs Spanyol: Kartu Merah Remo Freuler Diperdebatkan, Begini Aturannya

Pemain Spanyol Gerard Moreno saat duel dengan pemain Swiss Remo Freuler yang berujung kartu merah pada perempat final Euro 2020 di Stadion Saint Petersburg, Rusia. Foto: Anton Vaganov/Reuters

Ada hal menarik terselip dalam laga Swiss vs Spanyol di perempat final Euro 2020, Jumat (2/7) malam WIB. Itu adalah saat penggawa Swiss, Remo Freuler, dikartu merah wasit.

Remo Freuler harus ‘mandi lebih dulu’ saat pertandingan memasuki menit 77. Sebabnya, gelandang 29 tahun itu dinilai melakukan tekel keras kepada Gerard Moreno.

Di momen itu, Freuler dan Moreno terlibat dalam perebutan bola tanggung. Nama yang disebutkan pertama lalu melakukan tekel dua kaki untuk menggapai bola yang bergerak ke arah Moreno.

Wasit tanpa ragu mengganjar Freuler dengan kartu merah langsung (direct red card). Freuler tampak tak puas dengan putusan itu, lalu melayangkan protes kepada wasit. Namun, wasit tetap tak mengubah putusannya.

Setelah momen itu, jagad maya ikut ramai mempertanyakan keputusan wasit. Banyak pihak yang menilai tak sepatutnya wasit langsung mengganjar Freuler dengan kartu merah.

”Fans (Swiss) benar-benar marah dengan Michael Oliver (wasit), usai mengusir pemain Swiss, Freuler, di laga melawan Spanyol,” tulis laporan Sport Bible.

”Meskipun tidak bisa disangkal bahwa cara merebut bola (tekel Freuler) tidak tepat, namun peringatan serta pembicaraan dirasa lebih cocok menjadi hukuman,” jelas mereka.

Lantas, seperti apa aturan terkait hukuman kartu merah langsung?

Dalam Laws of the Game, terdapat empat kriteria keputusan untuk mengeluarkan kartu merah langsung dengan mengecek VAR:

DOGSO alias Denial of an Obvious Goal-Scoring Opportunity (Menghalangi peluang mencetak gol yang jelas), dengan pertimbangan posisi penyerangan dan posisi pemain lain.

Permainan kotor yang serius (atau pelanggaran yang sembrono).

Perilaku kekerasan, menggigit, atau meludahi orang lain.

Melakukan gerakan yang menyinggung, menghina, atau kasar.

Nah, dalam kasus ini, Freuler melakukan tekel dua kaki dan menyasar ke kaki Moreno. Yang mana, hal itu berkaitan memenuhi poin kedua; permainan kotor yang serius (atau pelanggaran yang sembrono).

Kendati tak sampai membikin Moreno cedera parah, wasit Michael Oliver menilai kartu merah yang ia layangkan ke Freuler sudah sesuai dengan salah satu dari empat syarat kartu merah langsung.

Memang, perdebatan yang muncul tak lepas dari putusan Michael Oliver yang memilih untuk melanjutkan permainan, alih-alih menimbang VAR lebih mendalam.

Adapun, laga itu sendiri berkesudahan untuk kemenangan Timnas Spanyol. Skor sama kuat 1-1 bertahan hingga akhir babak perpanjangan waktu, lalu dilanjutkan lewat drama adu penalti.

Comments are closed.