Sukses Menabung Uang Sejak Usia Muda

ilustrasi menabung. Foto: Freepik

Menabung uang saat remaja mungkin terasa seperti sebuah tantangan, tetapi menabung uang itu penting pada usia berapa pun, karena setiap orang tentu ingin dirinya bisa mandiri secara finansial.

Saat ini, sebagian besar orang merasa kesulitan untuk menyisihkan uangnya. Hal itu dikarenakan gaya hidup masyarakat yang konsumtif. seperti dilansir oleh Forbes (April 2018), terungkap bahwa hampir 40% generasi milenial di Amerika Serikat (AS) menghabiskan uang yang tidak dimilikinya dan “rela” terlilit utang demi mengejar tuntutan gaya hidup dan tekanan sosial.

Pendapatan dan pengeluaran akan memengaruhi kemampuan kita untuk menabung dan bahkan mungkin mengubah motivasi kita untuk melakukannya. Dengan setiap perubahan gaya hidup maka dengan mulai menabung kita dapat mencapai tujuan hidup, seperti membeli telepon baru atau mungkin menabung untuk mobil pertama.

Untuk itu, memang memerlukan disiplin yang kuat untuk bisa sukses menabung di usia muda. Berikut ada 4 cara yang bisa kalian coba lakukan untuk menabung di usia muda. Lantas, apa saja caranya? Yuk, simak penjelasan berikut ini.

1. Buka rekening tabungan

Membuka rekening tabungan bisa jadi langkah pertama untuk menjadi penabung yang lebih baik. Kini dalam membuka rekening tabungan kita tidak memerlukan banyak uang tunai untuk memulai. Terlebih lagi beberapa bank saat ini telah menyediakan layanan buka rekening secara online sehingga sangat mudah dan tidak memakan banyak waktu.

Dengan menabung uang di bank kalian akan merasa aman dan dapat memangkas pengeluaran secara tidak langsung dengan cara tidak memegang uang tunai terlalu banyak. Tetapi, sebelum memutuskan untuk membuka rekening tabungan, pastikan untuk memilih jenis rekening yang cocok untuk Anda.

2. Buat anggaran dana

Cara kedua ialah kita harus memastikan hidup sesuai kemampuan. Dengan membuat anggaran dana itu akan memberikan wawasan pribadi yang berguna tentang bagaimana mengalokasikan dana yang kita miliki.

Bagi kalian yang baru ingin membuat anggaran bulanan, ada baiknya untuk melihat pendapatan dan pengeluaran. Di sisi pendapatan, kalian dapat membagi hal-hal seperti gaji, dan jenis pendapatan lainnya, misalnya keuntungan modal dari saham atau dividen.

Langkah selanjutnya adalah dengan melihat jumlah pengeluaran. Ini adalah pembayaran yang memang harus dilakukan secara teratur. Di sini, pikirkan hal-hal seperti pembayaran sewa kost atau rumah dan makanan sehari-hari. Jangan lupa untuk memasukkan semua “pengeluaran hiburan” yang juga kalian belanjakan, seperti saat memanjakan diri, membeli pakaian, atau bahkan liburan.

Pastikan bahwa pengeluaran kalian selalu lebih kecil dibandingkan dengan pendapatan, jangan terlena dengan apa yang kalian inginkan, beli sesuatu yang memang karena kebutuhan bukan keinginan. Hal tersebut dilakukan agar kalian terbiasa untuk hidup hemat.

3. Menyisihkan dana darurat

Dana darurat yang dimaksud ialah jika kalian sangat memerlukan dana dari kebutuhan tidak terduga misalnya membayar biaya rumah sakit atau mengganti rugi sesuatu kepada orang lain. Jangan biasakan diri untuk meminjam uang kepada bank atau bahkan lintah darat, karena bunga yang mencekik bisa saja menghabiskan uang tabungan kalian nantinya.

Jadi mulailah menyisihkan sejumlah uang dari pendapatan untuk dana darurat, kalian akan membutuhkannya jika terjadi sesuatu hal yang tidak terduga, dengan menggunakan dana darurat kalian jadi tidak perlu bergantung ke orang lain.

4. Potong biaya pengeluaran

Jika telah selesai membuat anggaran dana, selanjutnya adalah memotong pengeluaran tersebut seminimal mungkin, Untuk memulai proses ini kalian bisa mencoba untuk memotong dana pada hal-hal yang tidak menjadi prioritas seperti dana untuk makan di luar, menonton bioskop, dan membeli gadget terbaru.

Selanjutnya kalian bisa memeriksa rincian pengeluaran bulan lalu, dengan memeriksa seluruh pengeluaran selama ini, kalian dapat menganalisis bagaimana kalian dapat menurunkan atau mengatur ulang pengeluaran yang tidak diperlukan. (Fauzi Maulana Rizqi/PNJ)

Comments are closed.