Sudah Habis, Tiket Final Euro 2020 Dijual Calo hingga Rp 344 Juta

Stadion Wembley, Inggris. Foto: Shutterstock

Tiket partai final Euro 2o20 sudah habis terjual di situs resmi UEFA. Kini, tiket tersebut pun dijual oleh calo atau tangan kedua dengan harga yang fantastis, mencapai Rp 344 juta.

Menurut laporan Marca, sebanyak 60.000 suporter diprediksi akan memadati Stadion Wembley, London, Inggris, Senin (12/7/2021) dini hari WIB. Beberapa hari jelang final Euro 2020, masih banyak suporter yang mencari tiket pertandingan langsung.

Tiket final Piala Eropa 2020 sebenarnya sudah habis terjual. Akan tetapi, tak sedikit suporter yang masih mencoba membeli tiket dari tangan kedua.

Padahal, harga tiket laga Italia vs Inggris yang dijual di laman tak resmi meroket tajam, terutama setelah The Three Lions lolos ke final usai menghentikan Denmark di semifinal, Kamis (8/7) dini hari WIB.

Selebrasi pemain Inggris usai mencetak gol ke gawang Denmark pada pertandingan semi final Euro 2020 di Stadion Wembley, London, Inggris. Foto: Laurence Griffiths/REUTERS

Dalam situs resmi UEFA, harga tiket final Euro 2020 hanya dibanderol seharga 95 euro (setara Rp1,6 juta). Namun angka ini naik pesat pada situs penjualan tangan kedua, yang berani menjual mulai dari 3.800 euro (setara Rp65,4 juta) sampai 20.000 euro (Rp 344 juta).

Dihelatnya final Euro 2020 di Stadion Wembley sebenarnya menuai pro dan kontra. Banyak fans mengeluhkan kebijakan pemerintah Inggris yang mewajibkan turis dari luar melakukan isolasi mandiri selama sepuluh hari begitu tiba demi pencegahan penyebaran Covid-19.

Karena itulah, hampir dipastikan sebagian besar fans yang hadir di final Italia vs Inggris adalah suporter The Three Lions. Tapi menurut Reuters, UEFA telah mencapai kesepakatan dengan pemerintah Inggris untuk mengizinkan maksimal 1.000 penggemar terbang dari Italia.

Kendati demikan, mereka yang akan berangkat harus mengikuti peraturan ketat. Fans Italia hanya diizinkan berada di Inggris selama maksimal 12 jam dan harus terbang dengan menggunakan penerbangan charter.

Selebrasi pemain Italia usai menang melawan Spanyol pada pertandingan semi final Euro 2020 di Stadion Wembley, London, Inggris.
Foto: Carl Recine/REUTERS

Perjalanan mereka juga akan diatur oleh Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), sementara transportasi khusus akan digunakan untuk mengantar suporter dari dan ke bandara.

Italia baru sekali memenangi Piala Eropa, tepatnya pada 1968. Setelah itu, pencapaian terbaik Gli Azzurri adalah sebagai runner-up di edisi 2000 dan 2012 setelah masing-masing kalah dari Prancis dan Spanyol.

Sementara bagi Inggris ini akan menjadi partai final pertama di turnamen mayor sejak Piala Dunia 1966, ketika keluar sebagai kampiun. Tim asuhan Gareth Southgate tidak pernah mencium trofi Piala Eropa atau bahkan ke final sebelum ini.

****

Comments are closed.