Sopir Rental di Bandara Rendani Manokwari Keluhkan Sepi Penumpang

Suasana di Bandara Udara Rendani Manokwari

Puluhan sopir rental di Bandara Udara Rendani Manokwari, Papua Barat, mengeluhkan sepinya penumpang setelah Pemerintah Papua Barat memberlakukan pembatasan kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro.

“Sebelum COVID-19 penghasilan sekitar Rp. 1.000.000/ hari, namun karna sepinya penumpang di Bandara Rendani Manokwari penghasilan setiap harinya Rp. 200.000 sampai Rp. 300.000/hari setelah diberlakukannya PPKM,” kata Klemens Iwanggin, Kamis (3/7).

Ia mengatakan, situasi pendemi COVID-19 melanda Manokwari hingga saat ini mengakibatkan menurunnya pendapatan. Apalagi dengan adanya kebijakan PPKM.

Klemens Iwanggin

“Sebelumnya COVID-19 kita banyak dapat penumpang. Sekarang lihat saja penumpang sepi karena COVID-19, sehingga pendapatan merosot,”ungkapnya.

Walaupun situasi COVID-19 aktivitas mobil rental di bandara tetap berjalan. Namun pendapatan terus menurun.

“Ya mau tidak mau saya harus mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari. Kalau tidak mencari anak dan istri mau makan apa. Walaupun pendapatan sedikit yang penting bisa memenuhi kebutuhan kelurganya,”katanya.

Dia berharap situasi COVID-19 di Papua Barat segera berlalu.

Comments are closed.