Soal Harga Ivermectin yang Jadi Selangit, Indofarma Beri Klarifikasi

Obat Ivermectin 12 mg produksi Indofarma. Foto: Indofarma

Sejak diyakini bisa mengatasi COVID-19, harga obat Ivermectin melambung mahal. Padahal sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir menyebutkan, harga obat tersebut berkisar antara Rp 5.000 hingga Rp 7.000 per tablet.

Hal itu diungkapkan Erick Thohir, saat mengunjungi BUMN Farmasi PT Indofarma Tbk, yang merupakan salah satu produsen Ivermectin di Indonesia.

Sementara pantauan kumparan, harga Ivermectin di pasaran melonjak tinggi. Di salah satu toko online misalnya, ada yang ditawarkan Rp 443.000 per strip berisi 10 kaplet. Artinya harga per kaplet setara Rp 44.300.

Menanggapi berita tersebut, PT Indofarma Tbk menjelaskan harga Ivermectin buatan mereka dijual seharga Rp 6.160 per tablet, Harga itu masih di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Rp 7.885 per tablet.

Menteri BUMN Erick Thohir meninjau Indofarma, Senin (21/6). Foto: Indofarma

“Kebijakan Harga Netto Apotek (HNA) termasuk PPN untuk produk Ivermectin tablet 12 mg/botol isi 20 (dua puluh) tablet yang ditetapkan oleh Perseroan adalah Rp 123.200. Harga itu setara dengan Rp 6.160,- per tablet. Sedangkan Harga Eceran Tertinggi (HET) termasuk PPN adalah Rp157.700 atau setara Rp 7.885 per tablet,” demikian disampaikan Indofarma dalam keterangan tertulis, Jumat (2/7).

BUMN farmasi itu juga menjelaskan, Ivermectin yang mereka produksi memiliki kemasan dan nomor registrasi yang berbeda, dengan yang diproduksi perusahaan farmasi lain.

Ivermectin Indofarma memiliki nomor izin edar dari BPOM RI yakni GKL2120943310A1 untuk produk generik Ivermectin 12 mg kemasan Dus, 1 botol @20 tablet, pada tanggal 20 Juni 2021. Perseroan juga menjelaskan, akan meningkatkan kapasitas produksi Ivermectin yang makin banyak dibutuhkan di pasaran.

“Perseroan memiliki kapasitas produksi Ivermectin eksisting 4,5 juta tablet/bulan dengan menggunakan satu lini fasilitas produksi. Guna mengantisipasi kebutuhan masyarakat, Perseroan akan meningkatkan kapasitas menjadi dua kali lipat atau lebih dari kapasitas eksisting,” ditambahkan dalam pernyataan tertulis itu.

Indofarma menjelaskan, dengan bahan baku yang telah tersedia maupun dalam proses pengiriman dari penyedia bahan baku di negara lain, rencana produksi Perseroan untuk produk Ivermectin pada awal Juli 2021 sampai dengan Agustus 2021 sekitar 13,8 juta tablet.

Ivermectin Obat Terapi COVID-19? Foto: kumparan

Comments are closed.