Seorang Pria Tewas di Dekat Rumah Wali Kota Pematangsiantar

Polisi dan Tim BPBD mengevakuasi jenazah pria yang ditemukan tewas di samping rumah dinas Wali Kota Siantar, Jumat (23/9). Foto: Dok. Humas Polres Pematangsiantar

Seorang pria bernama Thamrin Siahaan (67) ditemukan tewas di pinggir Sungai Bah Bolon, Kelurahan Kristen, Kecamatan Siantar Selatan, Kota Pematangsiantar, Sumut, Jumat (23/9). Lokasi tersebut berada di dekat rumah dinas Wali Kota Pematang Siantar.

Kasi Humas Polres Siantar AKP Rusdi Ahya mengatakan lokasi korban ditemukan tepat di bawah Jembatan Jalan MH Sitorus, sekitar 600 meter dari rumah dinas, pukul 06.30 WIB.

Awalnya seorang warga sedang melintasi lokasi kejadian, lalu tanpa sengaja melihat jasad korban. Selanjutnya peristiwa dilaporkan ke polisi. Kemudian polisi bergegas ke tempat kejadian.

“Tiba di lokasi, tim Inafis Polres Pematangsiantar mengamankan dan melakukan oleh TKP. Kemudian Tim Inafis membuat police line dan melakukan pengecekan keadaan atau kondisi korban,” kata Rusdi.

Selanjutnya jasad korban dibawa ke RSU Djasamen Saragih, untuk dilakukan proses pemeriksaan forensik.

“Dari hasil pemeriksaan luar tim forensik RSU Djasamen Saragih, hasilnya ada luka robek di dagu dan di bawah bibir korban, lalu ada luka lecet di dada sebelah kiri, lecet bergaris di kaki kiri bawah depan. Lalu ada darah keluar dari telinga kanan,” kata Rusdi.

Menurut kesimpulan tim medis, luka tersebut tidak menyebabkan kematian. Dari hasil keterangan keluarga juga diperoleh informasi, korban punya riwayat sesak napas dan paru-paru.

“Saat ini dapat diambil kesimpulan sementara, bahwa dinyatakan korban mengalami sudden death (mati mendadak). (Jadi) diduga korban mengalami sesak napas, kemudian korban terjatuh dan tergelincir ke pinggir Sungai Bahbolon,” ungkap Rusdi.

Namun, kata Rusdi, pihak keluarga tidak ingin jasad korban diautopsi Sehingga mayat tersebut diserahkan kepada keluarganya.

“Sebelum diserahkan kepada pihak keluarga istri membuat surat pernyataan menolak dan keberatan untuk dilakukan autopsi,” kata Rusdi.

Comments are closed.