Satpol PP Fokus Awasi Zona Steril PKL saat CFD Solo Digelar Kembali

Kepala Satpol PP Solo, Arif Darmawan. FOTO: Fernando Fitusia

SOLO – Tak kurang 100 personel gabungan TNI, Polri, Satpol PP, Linmas maupun ormas, akan diterjunkan untuk mengawasi Car Free Day (CFD) Solo, yang kembali digelar mulai Minggu (15/05/2022).

Hal ini diutarakan Kepala Satpol PP Solo Arif Darmawan, saat ditemui di Balai Kota Solo, Jumat (13/05/2022).

“Untuk mendukung kebijakan Pemkot Solo, kami siapkan tim gabungan dari untuk melakukan pengawasan,” terang Arif.

Sebelum melakukan pengawasan, tim gabungan akan mengikuti apel di Balai Kota Solo pada Minggu dini hari.

“Setelahnya personel akan disebar ke titik-titik prioritas yang dijadikan pengawasan. 80 % personel kami fokuskan ke citywalk yang harus steril dari pedagang kaki lima (PKL). Lokasi yang ditentukan steril, harus steril,” terang Arif.

Sisanya, lanjut dia, akan berpatroli menggunakan sepeda. “Teman-teman dari TNI dan Polri akan stay, mengawasi masyarakat yang berolahraga. Kemudian mengawasi kendaraan bermotor yang tidak boleh lewat saat CFD.”

Petugas Satpol PP, kata Arif, akan menggeser PKL yang kedapatan berjualan di luar lokasi yang ditentukan. “Akan kami minta untuk masuk ke kantong-kantong yang telah disediakan. Secara prinsip, citywalk adalah kawasan yang tidak boleh untuk kegiatan PKL, selain di lokasi yang sudah ditentukan. Untuk prokes juga tetap kami awasi,” terang Arif.

Diketahui, Pemkot Solo siap membuka kembali CFD mulai Minggu (15/05/2022) usai vakum selama 2 tahun akibat pandemi COVID-19.

Pemkot Solo juga menyiapkan penataan PKL di sejumlah lokasi.

“Di halaman Kantor Dinas Sosial bisa menampung 26 PKL, di halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja bisa menampung 11 PKL, di sekitar Graha Wisata Niaga termasuk Museum Radya Pustaka bisa menampung 137 PKL. Untuk Galabo bisa menampung 251 PKL, Benteng Vastenburg bisa menampung 550 PKL dan kalau diperlukan bisa menggunakan halaman sisi selatan balai kota yang bisa menampung 137 pkl. Kalau ditotal, semuanya bisa menampung 1.118 PKL,” rinci Kepala Dinas Perdagangan Solo, Heru Sunardi.

Sementara di sepanjang citywalk Jalan Slamet Riyadi yang digunakan sebagai area PKL, bisa menampung 800 pedagang.

(Fernando Fitusia)

Comments are closed.