Saham Konsumer hingga Rumah Sakit Nilai Layak Dikoleksi Saat Ini

Karyawan melintas di dekat layar monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia. Foto: ANTARA FOTO/Reno Esnir

PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia optimistis kinerja keuangan seluruh emiten sepanjang kuartal II dapat mendorong laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada level psikologis 6.000 tepatnya bisa mencapai ke level 6.195.

Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Martha Christina menilai, IHSG diprediksi masih dapat menguat meskipun dibatasi oleh kenaikan angka kasus COVID-19 dalam negeri dan global. Prediksi penguatan IHSG tersebut didasari analisis secara teknikal dengan acuan support 5.985-5.884 dan resistance 6.115-6.134.

“Prediksi optimistis tersebut didukung rilis laporan keuangan perusahaan kuartal II 2021 yang diperkirakan akan tetap bertumbuh, mengingat low based effect yang terjadi pada kuartal II tahun lalu,” ujar Martha dalam Mirae Asset Day, Kamis (8/7).

Menurut Martha, IHSG terbukti masih mampu menguat 0,6 persen (mtm) di bulan Juni di tengah melonjaknya kasus COVID-19 di Tanah Air. Sementara apabila dihitung dari awal tahun, laju IHSG cenderung flat dengan naik tipis sebesar 0,1 persen.

Adapun kinerja IHSG yang masih dalam tren positif ini menurut Martha disebabkan karena adanya beberapa data ekonomi yang juga membaik. Misalnya seperti data PMI Manufaktur yang menunjukkan ekspansi, meningkatnya angka penjualan eceran, dan membaiknya indeks kepercayaan konsumen (IKK).

Suasana pos perdagangan di lantai perdagangan saham. Foto: REUTERS/Brendan McDermid

Melihat sentimen tersebut, Martha menilai ada sektor-sektor yang dapat dijadikan pilihan bagi investor untuk bertransaksi saham pada Juli ini. Beberapa sektor yang direkomendasikan Martha yaitu sektor konsumen primer, kesehatan, dan infrastruktur.

Emiten perunggasan dan pakan ternak di sektor konsumen primer yang dapat menjadi pilihan yaitu saham PT Japfa Comfeed Tbk (JPFA) dan PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN). Kemudian saham pilihan di sektor kesehatan Martha merekomendasikan emiten operator rumah sakit serta laboratorium yaitu PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), dan PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA).

Sementara di sektor infrastruktur, investor dapat mengoleksi saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT XL Axiata Tbk (EXCL), dan PT Indosat Tbk (ISAT). Lalu ada beberapa saham pilihan lain yang juga layak dicermati yaitu PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).

“Bisnis khususnya untuk empat emiten tersebut yaitu BBTN, ERAA, AKRA, dan INDF diprediksi akan terus membaik dan meningkat pada semester II 2021,” ujarnya.

Comments are closed.