Saat Jenderal Tanggapi Pemuda Tak Bermasker Ngaku-ngaku Keponakan Jenderal

Mahasiswa STIK-PTIK Polri memberikan masker kepada warga saat pemberlakuan PPKM Darurat. Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Seorang pemuda di Tangerang mengaku keponakan jenderal. Dia mengaku kerabat jenderal bintang dua di bagian regident lalu lintas, saat ditegur karena tak memakai masker. Apa kata jenderal polisi soal ini?

Kabaharkam Polri Komjen Arief Sulistyanto yang juga jenderal bintang tiga ini angkat suara.

“Ngaku-ngaku saja itu, untuk menakut-nakuti anggota,” jelas Komjen Arief yang juga Kepala Pusat Operasi Aman Nusa Polri, Rabu (7/7).

Arief memberi dukungan kepada setiap anggota di lapangan yang menjalankan tugas menegakkan protokol kesehatan. Kata Arief, petugas jangan mundur apabila menemukan orang seperti itu.

Kabaharkam Komjen Pol Arief Sulistyanto memantau Pos Pengamanan Operasi Ketupat Progo di Tugu Pal Putih Yogyakarta, Sabtu (8/5). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

“Kalau menghadapi seperti ini,️ yang bersangkutan tidak pakai masker, ada kemungkinan sudah terpapar virus. Jangan ada perdebatan lagi, karena droplet yang bersangkutan akan menyebar ke anggota,” beber Arief.

Langsung dibawa masuk ke mobil ambulans, bawa ke tempat swab untuk dites antigen. Kalau positif langsung diisolasi dan diberi masker. Kalau ada Perda yang bisa memberi sanksi agar diproses hukum–Komjen Arief

“Langkah seperti ini untuk melindungi anggota dari penularan dan memberi efek jera ke orang yang ngeyel seperti ini,” tutup dia.

Comments are closed.