Rusun Pasar Rumput Terima Pasien Corona Isolasi Mulai Pekan Ini

Dua karyawan berjalan di kompleks Rumah Susun (Rusun) Pasar Rumput, Jakarta, Kamis (24/6/2021). Foto: Aditya Pradana Putra/Antara Foto

Upaya penambahan kapasitas tempat tidur untuk pasien corona terus dilakukan. Terlebih saat ini beberapa wilayah seperti DKI Jakarta memiliki kasus harian yang mencapai lebih dari 10 ribu.

Di DKI Jakarta sendiri awalnya pemerintah telah menyiapkan Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran. Namun seiring dengan penambahan pasien mengharuskan pemerintah menyiapkan tempat-tempat lain untuk dapat merawat pasien COVID-19 ini.

Kepala BNPB Ganip Warsito turut menyampaikan bahwa saat ini pemerintah telah menyiapkan dua lokasi selain Wisma Atlet Kemayoran, yaitu Rusuk Nagrak dan juga Rusun Pasar Rumput.

Pengumuman Pengetatan PPKM Mikro di luar Jawa-Bali. Foto: Dok. BNPB

“Rusun Nagrak ini [kapasitas tempat tidur] 3.302 saat ini terpakai 1.824. Yang belum terpakai 1.478. Kita juga menyiapkan Pasar Rumput di Manggarai ini kita siapkan dengan skema 1 tower menjadi 3 orang [ dalam 1 kamar] menjadi 5.952 tempat tidur,” kata Ganip dalam keterangan pers, Rabu (7/7).

Sementara untuk Rusun Pasar Rumput, menurut Ganip saat ini masih dalam tahap finalisasi khususnya dalam melengkapi tempat tidur. Dari rencana 5.952 tempat tidur, baru 1.000 yang telah siap digunakan.

Pengumuman Pengetatan PPKM Mikro di luar Jawa-Bali. Foto: Dok. BNPB

“Yang sudah siap sudah 1.000, yang 1.500 dalam penataan sarana khususnya tempat tidur, dalam minggu ini sudah bisa dioperasionalkan,” tutup Ganip.

Itu berarti, seluruh kapasitas di kedua lokasi tersebut mampu menampung hinga 9.254 pasien COVID-19. Dari total tersebut baru 4.302 tempat tidur yang telah siap digunakan yaitu 3.302 tempat tidur di Rusun Nagrak dan 1.00 tempat tidur di Rusun Pasar Rumput. Selain itu, ada pula Asrama Haji Pondok Gede yang sudah disiapkan menerima pasien untuk isolasi.

Pengumuman Pengetatan PPKM Mikro di luar Jawa-Bali. Foto: Dok. BNPB

Comments are closed.