Ruas Jalan Utama di Cianjur Ditutup selama PPKM Darurat

Pengendara berputar balik saat penutupan ruas jalan protokol kawasan Asia Afrika, Bandung, Jawa Barat, Jumat (18/6). Foto: Novrian Arbi/ANTARA FOTO

Sejumlah ruas jalan utama dalam kota Cianjur, Jabar ditutup selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai 3 hingga 20 Juli.

Penutupan jalan dalam Kota Cianjur itu dibagi menjadi tiga ring, yaitu ring 1 meliputi Jalan Mangunsarkoro, Siti Jenab, Yulius Usman, Dewi Sartika, dan Amalia Rubini.

Ring 2 meliputi, Jalan HOS Cokroaminoto, Barisan Banteng, KH Sa’ban, Mochamad Toha, Ibu Atikah, dan Suroso.

Ring 3 meliputi, Jalan Perbatasan Puncak Bogor, dan Bundaran Tugu Lampu Gentur.

Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai, menyebutkan sebanyak 500 personel disebar di sejumlah titik di ruas jalan dalam kota yang dilakukan penutupan.

“Untuk jalan yang berada di ring 1 dan 2 akan ditutup mulai pukul 14.00 -16.00 WIB. Sementara untuk malam hari seluruh jalan yang ada di ring 1, 2, dan 3 akan ditutup mulai pukul 18.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB,” kata Rifai kepada kumparan, Jumat (2/6).

Rifai mengimbau masyarakat agar mematuhi aturan yang diterapkan dalam PPKM Darurat karena akan dikenakan sanksi kepada pelanggar aturan.

“Terdapat sanksi mulai dari sanksi ringan hingga berat bagi yang melanggar penerapan PPKM Mikro Darurat,” jelasnya.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, mengatakan Kabupaten Cianjur berada pada zona oranye. Kewaspadaan pun harus ditingkatkan mengingat zona merah di Jawa Barat juga terus bertambah.

Yusman tak memungkiri akhir-akhir ini terjadi lonjakan angka kasus baru di Kabupaten Cianjur. Penyumbang terbanyak berasal dari klaster di lingkungan RT.

“Saat ini kasus baru cenderung meningkat. Masyarakat agar mengurangi mobilitas dan aktivitas terhadap hal-hal tidak penting atau tidak perlu di luar rumah. Kalaupun harus ke luar rumah, harus mematuhi protokol kesehatan. Minimalnya selalu memakai masker. Tentunya harus terus menerapkan 5M,” pungkasnya

==

Comments are closed.