Ridwan Kamil Mulai Beri Bantuan Obat-Vitamin Gratis ke Pasien Corona yang Isoman

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyerahkan secara simbolis bantuan bagi warga Jabar yang sedang menjalani isolasi mandiri. Foto: Diskominfo Jawa Barat

Gubernur Jabar Ridwan Kamil atau akrab disapa Emil menyerahkan secara simbolis bantuan obat dan vitamin bagi warga Jabar pasien corona yang sedang menjalani isolasi mandiri. Bantuan yang diberikan dibagi ke dalam tiga paket yakni Paket A, Paket B, dan Paket C.

Bantuan Paket A diperuntukkan bagi pasien corona tanpa gejala berisi vitamin dan suplemen, Paket B untuk pasien yang bergejala ringan berisi obat antibiotik dan antivirus, dan Paket C bagi pasien bergejala ringan tapi agak berat. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada sekitar 8 ribu warga Jabar yang telah mendaftar di aplikasi Pikobar.

“Paket C itu antivirusnya lebih keras dan mudah-mudahan sembuhnya juga lebih cepat,” kata Emil melalui siaran pers, Kamis (8/7).

Dalam proses distribusi obat, menurut Emil, pihaknya bekerja sama dengan industri farmasi dan perusahaan jasa kurir di Jabar. Proses distribusi hanya memakan waktu selama satu hari dan dikirim langsung ke rumah para penerima bantuan.

Fasilitas ini diberikan melalui aplikasi Pikobar yang bisa di-download di ponsel.

Ilustrasi aplikasi Pikobar, Pusat Informasi & Koordinasi COVID-19 Provinsi Jawa Barat. Foto: Melly Meiliani/kumparan

Emil meminta kepada aparatur pemerintah agar aktif memantau warganya yang sedang menjalani isolasi mandiri. Dia tak ingin mendengar kabar adanya pasien terinfeksi corona di Jabar yang kesulitan bahkan meninggal dunia karena tak punya biaya untuk menjalani isolasi.

“Saya imbau aparat setempat untuk mendeteksi mereka-mereka yang mungkin sedang isoman, kalau dia tidak bisa mendaftarkan kalau mungkin tidak punya HP di desa-desa, ini tanggung jawab aparat setempat untuk meregistrasi,” ucap dia.

“Makanya saya sudah menugaskan yang mendaftar itu boleh pasiennya langsung atau keluarganya dengan bukti atau aparat setempat jika warganya tidak bisa mengakses secara digital,” lanjut dia.

Emil pun mengimbau kepada warga Jabar agar tak ragu meminta pertolongan kepada pemerintah bila kesulitan selama pandemi.

Sebanyak 11 proyek infrastruktur bernilai Rp 140 miliar dihentikan dan dananya dialihkan untuk memberi bantuan pada warga yang sedang mengisolasi diri.

“Menyelamatkan nyawa itu lebih penting,” tegas Emil.

Comments are closed.