Reaksi India Tembus Final Piala Thomas: Joget & Serbu Lapangan

Selebrasi ebulu tangkis Thomas India usai Prannoy H. S menang atas tunggal putra Denmark Rasmus Gemke dalam pertandingan babak semifinal final Piala Thomas 2022 di Impact Arena. Foto: M Risyal Hidayat/Antara Foto

India secara mengejutkan mampu membungkam Denmark di babak semifinal Piala Thomas 2022, Jumat (13/5). Bermain di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Srikanth Kidambi cs berhasil menekuk Denmark dengan skor 3-2.

Atas raihan tersebut, India berhasil mengukir sejarah baru di perhelatan Piala Thomas. India akhirnya bisa memantapkan diri untuk melaju ke partai puncak usai gagal ambil bagian selama 69 tahun terakhir.

Tentu, pencapaian tersebut amat berharga bagi seluruh penggawa Tim Piala Thomas India. Sehingga, tak ayal, mereka mengekspresikan kemenangan tersebut dengan sukaria.

Tim bulutangkis Thomas India meneriakkan yel-yel sebelum melawan Tim Thomas Denmark dalam babak semifinal Piala Thomas 2022 di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Jumat (13/5/2022). Foto: M Risyal Hidayat/Antara Foto

Berdasarkan unggahan BWF di akun media sosial resminya, para pemain India tampak tumpah ruah di atas lapangan. Mereka secara tidak sadar menyerbu tunggal putra India, Prannoy Haseena Sunil Kumar, sesaat setelah memastikan kemenangan atas Denmark.

Prannoy diketahui berhasil membungkam Rasmus Gemke, wakil Denmark yang diturunkan di partai kelima alias di babak penentuan. Pebulu tangkis berusia 29 tahun itu tercatat berhasil mencundangi Gemke via rubber game dengan skor 13-21, 21-9, dan 21-11.

Tak berhenti sampai di situ, sejatinya sejumlah pemain India turut memberikan suntikan penyemangat dengan berjoget. Hal itu terlihat disela-sela pertandingan Prannoy vs Gemke di set terakhir.

Namun, terlepas dari itu, Prannoy mengaku masih tidak menyangka atas capaian yang ia raih. Pasalnya, ia mengaku saat itu semua beban berada di dalam pundaknya.

Terlebih, saat bermain di partai kelima, seorang pebulu tangkis tidak hanya mengandalkan fisik belaka. Melainkan stabilitas mental turut menjadi kunci utama dalam situasi tersebut.

“Lebih dari fisik, itu adalah permainan mental. Saya hanya terus berusaha menjaga fokus di lapangan. Untungnya, saya telah melakukan banyak latihan mental selama enam bulan terakhir, dan semuanya berhasil hari ini. Saya sangat fokus, dan untuk itulah saya bekerja, untuk mencapai hasil ini,” ujar Prannoy seperti dikutip dari situs resmi BWF.

Comments are closed.