Puskesmas Cilaku Cianjur Ditutup 3 Hari Usai 18 Nakes Positif COVID-19

Kepala Puskesmas Cilaku, Kabupaten Cianjur, Yudiansyah Sutawijaya. Foto: Dok. Istimewa

Sebanyak 18 tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terkonfirmasi positif COVID-19 berdasarkan hasil tes rapid antigen.

Kepala Puskesmas Cilaku, Yudiansyah Sutawijaya, mengatakan, demi mencegah penularan yang lebih masif, pelayanan di fasilitas kesehatan akan ditutup sementara hingga tiga hari ke depan.

Selain itu, jajarannya langsung melakukan penelusuran kontak erat. Didapati sebanyak 22 anggota keluarga para nakes juga terkonfirmasi COVID-19.

“Betul, untuk sementara pelayanan di puskesmas ditutup sementara hingga tiga hari ke depan. Terdapat 18 nakes, dan 22 keluarga nakes yang terkonfirmasi positif COVID-19,” kata Yudiansyah kepada wartawan, Rabu (30/6/2021).

Sebanyak 17 nakes kini menjalani isolasi di pusat isolasi milik Pemerintah Kabupaten Cianjur yang berlokasi di Kecamatan Cipanas. Sedangkan seorang isolasi mandiri di rumah.

“Mereka tidak ada yang bergejala, seluruhnya kini tengah menjalani isolasi. Hanya satu orang nakes yang menjalani isolasi di rumah, karena kondisinya sedang hamil tua,” ujar dia.

Sementara juru bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal, mengatakan sejak awal pandemi COVID-19 sudah ada puluhan Puskesmas di Kabupaten Cianjur ditutup sementara akibat adanya nakes terpapar COVID-19.

“Sepanjang pandemi COVID-19, terdapat 45 puskesmas yang sempat ditutup sementara. Saat ini tinggal beberapa saja yang masih ditutup, satu di antaranya Puskesmas Cilaku,” papar Yusman.

Seiring dengan sembuhnya para nakes, sebagian besar dari jumlah puskesmas tersebut telah kembali melanjutkan pelayanan kesehatan seperti biasa.

Comments are closed.