Profil Remo Freuler: Sempat Jadi Pahlawan Swiss, Diusir karena Tekel Keras

Pemain Spanyol Gerard Moreno saat duel dengan pemain Swiss Remo Freuler yang berujung kartu merah pada perempat final Euro 2020 di Stadion Saint Petersburg, Rusia. Foto: Anton Vaganov/Reuters

Remo Freuler sempat menjadi pahlawan Swiss saat menghadapi Spanyol di perempat final Euro 2020, Jumat (2/7) malam WIB. Kendati demikian, kisah kepahlawanannya berakhir dalam sekejap.

Swiss tertinggal lebih dulu berkat gol bunuh diri Denis Zakaria di menit ke-8. Freuler berhasil memecah kebuntuan La Nati usai umpannya berhasil dikonversi Xherdan Shaqiri menjadi gol (68′).

Akan tetapi, Freuler harus dikeluarkan dari lapangan sembilan menit kemudian. Hal tersebut terjadi karena ia melakukan tekel dua kaki ke Gerard Moreno.

Remo Freuler (kedua dari kiri) merayakan gol bersama Hans Hateboer (kedua dari kanan). Foto: AFP/Vincenzo Pinto

Kekurangan pemain tentu membuat Swiss pincang. Meskipun bisa menahan gempuran Spanyol sampai extra time, mereka takluk di babak adu penalti.

Swiss harus mengakhiri perjalanan mereka di Euro 2020 dengan kekalahan 1-1 (1-3). Sementara itu, La Furia Roja terus melaju ke babak semifinal.

lantas, siapa Remo Freuler dan bagaimana kiprahnya?

Remo Marco Freuler lahir pada 15 April 1992 di Ennenanda, Swiss. Ia memulai karier remajanya di FC Hinwill pada 2001 dan pindah ke Winterthur pada 2005.

Freuler memulai debut profesionalnya di Winterthur pada 2010. Kala itu usianya baru menginjak 18 tahun. Ia membuat dua penampilan sebagai pemain pengganti di Swiss Challenge League musim 2009/10.

Pada Juli 2010, Freuler pindah ke Grasshopper Club Zurich di mana kebanyakan bermain untuk tim U-21. Setahun kemudian, ia naik tingkat ke tim utama.

Selebrasi Remo Freuler usai membobol gawang Valencia. Foto: AFP/Vincenzo Pinto

Akan tetapi, kariernya di sana tak berjalan begitu mulus. Pada Februari 2012, ia kembali lagi ke Winterthur dengan status pemain pinjaman.

Selama setengah musim itu, Freuler turun dalam 14 laga dan mencetak dua gol. Kontraknya kemudian diperpanjang dan ia merumput 25 kali pada musim 2012/13.

Freuler kemudian mendapatkan kontrak tetap di Winterthur pada Juli 2013 di mana ia bermain 21 kali lagi sampai akhir musim. Total, ia bermain di 79 laga dengan catatan 9 gol dan 6 assist.

Pada Februari 2014, Freuler pindah ke FC Luzern di mana ia tampil 73 kali, mencetak 9 gol dan 11 assist. Freuler bertahan hingga Januari 2016 ketika ia berlabuh ke Italia dan bermain untuk Atalanta.

Remo Freuler, suksesor Roberto Gagliardini. Foto: ANSA via AP/Paolo Magni

Freuler menjadi salah satu bagian penting dari Atalanta di mana ia telah merumput sebanyak 217 kali sampai saat ini. Ia memiliki catatan 19 gol dan 17 assist.

Ia sendiri merupakan langganan Timnas Swiss dan sering dipanggil di level umur U-18 hingga U-21. Debutnya di timnas senior baru terjadi pada 1 Juni 2017 silam.

Hingga kini, Freuler telah memperkuat Timnas Swiss dalam 33 laga dengan catatan 3 gol. Perjalanannya sedikit terhenti lantaran ia gagal membawa La Nati menembus semifinal Euro 2020.

****

Comments are closed.