Prediksi Jakarta Lebih Cepat Satu Hari, Kasus Aktif Corona 100 Ribu pada 7 Juli

Sebuah mobil ambulans melintas saat berlangsungnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di kawasan Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu (3/7/2021). Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Lonjakan corona masih terus terjadi, kasus aktif di Jakarta sudah tembus 100 ribu. Yang lebih mengkhawatirkan, catatan itu sehari lebih cepat dari prediksi.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam dokumen presentasinya menyebut kasus aktif mencapai 100 ribu orang akan terjadi antara tanggal 8-13 Juli. Nyatanya, angka itu sudah dilampaui pada 7 Juli 2021.

“Bila tidak dilakukan pengetatan segera, maka 100.000 kasus aktif di Jakarta akan tercapai antara tanggal 8-13 Juli,” tulis dokumen tersebut yang dikutip pada Rabu (30/6).

Dikutip dari situs corona resmi DKI corona.jakarta.go.id, kasus aktif corona di ibu kota Rabu (7/7), tembus 100.062 orang, bertambah 5.478 kasus dari hari sebelumnya.

Ini harus menjadi pengingat untuk kita semua, corona ada dan semakin menular. Skema yang diprediksi Pemprov DKI Jakarta menambahkan catatan bila tidak ada pengetatan.

Nyatanya, di masa PPKM darurat dengan segala pengetatan yang dilakukan pemerintah, prediksi itu jadi nyata bahkan sehari lebih cepat.

Kondisi Corona dan rencana pengetatan di Jakarta. Foto: Dok. Istimewa

Anies sempat mengatakan usai rakor PPKM Darurat di Polda Metro Jaya, Jumat (2/7) bahwa kasus aktif akan mencapai 100 ribu beberapa hari ke depan.

“Besar kemungkinan ini mencapai 100 ribu dalam hitungan hari ke depan,” ujar Anies.

Karyawan menyapu salah satu bagian Rumah Susun (Rusun) Pasar Rumput di Jakarta, Kamis (24/6/2021). Foto: Aditya Pradana Putra/Antara Foto

Kasus corona harian memang mulai berangsur turun. Sempat tembus 10 ribu kasus sehari, kemarin penambahan kasus corona 9.366 kasus. Dengan penambahan ini, total kasus positif corona di Jakarta kini sebanyak 610.303.

Saat ini Jakarta masuk ke dalam suasana darurat. Masyarakat diimbau untuk tetap berada di rumah kecuali ada urusan mendesak.

Comments are closed.