PPKM Mikro di Padang Berlaku Besok, Warga Boleh Salat di Masjid

Ilustrasi salat dengan physical distancing. Foto: Liputan6

Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, memutuskan untuk menjalankan pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro mulai besok Kamis 8 Juli 2021 hingga 20 Juli 2021.

Hal tersebut telah dituangkan ke dalam surat edaran yang ditandatangani Wali Kota Padang Hendri Septa bernomor 400.599/BPBD-PDG/VII/2021 salah satu poin yang menjadi sorotan masyarakat yakni pelaksanaan ibadah di masjid dan mushala.

“Khusus di Kota Padang, selama PPKM Mikro kegiatan ibadah di masjid tetap diperbolehkan dengan ketentuan protokol kesehatan,” katanya, Rabu 7 Juli 2021.

Hendri mengakui dalam instruksi kementerian dalam negeri kegiatan pelaksanaan ibadah di masjid, mushola, pura, gereja dan vihara ditiadakan atau tidak boleh dilaksanakan di tempat ibadah selama pengetatan PPKM mikro.

Namun, kata dia, sesuai arahan gubernur dan MUI Sumatera Barat, kegiatan ibadah di Kota Padang boleh dilangsungkan di masjid.

“Memang poin surat edaran ini bertolak belakang dengan instruksi Kementerian Dalam Negeri. Karena kami di Pemko Padang berupaya menghindari polemik di tengah masyarakat,” sebutnya.

Begitu juga soal salat Idul Adha, Pemko Padang memperbolehkan digelar secara berjamaah di masjid dan di mushala.

“Jika menggelar salat Idul Adha di masjid dan mushala boleh, dan yang tidak boleh itu digelar di lapangan,” tegasnya.

Hendri Septa meminta untuk seluruh pengurus masjid mushala khususnya untuk salat Idul Adha untuk benar-benar menerapkan protokol kesehatan, sehingga selama ibadah dilakukan, jamaah atau masyarakat pun terasa aman.

Comments are closed.