PPKM Darurat, Polres Cirebon Kota Sekat Titik Perbatasan

Polres Cirebon Kota melakukan penyekatan di Kedawung perbatasan antara Kota dan Kabupaten Cirebon sekaligus jalur Pantura dari dan ke Jawa Tengah.(juan)

Ciremaitoday.com,Cirebon – Polres Cirebon Kota melakukan penyekatan di seluruh titik perbatasan jalur keluar masuk. Penyekatan dilakukan mulai hari Sabtu (3/07/20201) bersamaan dengan ketetapan Kebijakan Pemerintah untuk menekan angka kaus COVID-19 di Jawa dan Bali yakni Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang ditargetkan hingga 20 Juli 2021 mendatang. Seluruh kegiatan masyarakat dan tempat usaha disesuaikan dengan kebijakan tersebut diantaranya adalah masyarakat dilarang berkerumun hingga membatasi kegiatan peribadatan. Pusat perbelanjaan, mini market, restoran, cafe, dan lainnya harus membatasi jumlah pengunjung hingga 50% dan jam operasionalnya dibatasi hingga pukul 20.00 Wib. Untuk mensukseskan proram tersebut, Polres Cirebon Kota menerjunkan personil untuk melakukan penyekatan dan patroli malam yang dimulai pukul 19.00 Wib.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Imron Ermawan mengatakan, penyekatan dilakukan di sejumlah titik perbatasan yakni di Pos Kedawung, Pos Kali Jaga, Pos Krucuk yang berbatasan dengan Kabupaten Indramayu. Penyekatan yang berkordinasi dengan TNI dan instansi terkait lainnya dilakukan selama 24 jam dengan sistem buka tutup situasional.

“Sesuai hasil rapat, TNI-Polri akan memasang pos di daerah Kedawung mencegah orang-orang Indramayu masuk, di Kali Jaga untuk mencegah orang-orang dari arah Tegal, Mundu dan sekitarnya, dan Bakorwil (Krucuk) untuk menjaga warga Indramayu dan sekitarnya masuk,” katanya, Sabtu, 3/07/2021.

Selain di perbatasan, pihaknya juga mendirikan pos penyekatan di dalam kota diantaranya adalah Pos Jalan Cipto Mangunkusumo, Depan bekas Asrama Haji (Jalan Cipto Mangunkusumo), Pos BAT (Jalan Pasuketan), Jalan Lawang Gada, Jalan Siliwangi (Perempatan Alun-apun).

“Kami juga akan melakukan monitoring warga luar yang masuk ke dalam kota, sekaligus menertibkan warga kota itu sendiri. Kami akan melakukan sosialisasi edukasi kepada pemilik usaha untuk mematuhi PPKM Darurat,” imbuhnya.

Ia menambahkan, beberapa ruas jalan pun akan ditutup mulai 15.00 Wib sampai 21.00 Wib untuk mencegah masyarakat tidak melakukan aktivitas. Bagi pelaku usaha yang bandel mulai tanggal 6 Juli 2021 mendatang akan ditindak tegas dengan sidang di tempat.

“Minimal penutupan jalan mulai sore hari hingga malam. Kalau diperlukan sampai pagi maka kita lakukan sampai pagi,” pungkasnya.(Juan)

Comments are closed.