PPKM Darurat: Masih Ada Tempat Spa dan Kafe yang Buka, 100-an Orang Diciduk

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus memberikan paparan saat konpers pembatasan mobilitas pengguna jalan pada masa PPKM di wilayah DKI Jakarta. Foto: Twitter/@TMCPoldaMetro

PPKM Darurat baru berjalan 3 hari. Namun, Polda Metro Jaya telah menangkap seratusan orang dari operasi Yustisi Aman Nusa II yang jadi bagian dari PPKM Darurat.

Mereka diamankan oleh polisi, karena kedapatan masih menikmati hiburan malam di kafe atau tempat lainnya saat PPKM Darurat.

“Banyak yang sudah mematuhi aturan ppkm darurat ini tapi masih banyak juga yang coba-coba bermain mencari keuntungan. Spa-spa yang tidak diperbolehkan masih buka saja, kafe-kafe bahkan ada kegiatan DJ. Bahkan disosialisasikan melalui media sosial yang ada. Ini yang saya katakan tadi ada 5 kasus sementara ini dari mulai tanggal 3 sampai dengan kemarin yang kita ungkap,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, kepada wartawan, Senin (5/7).

Kasus pertama diungkap dari Jakarta Utara. Sebuah kafe bernama Autentik restaurant and lounge kedapatan diisi oleh 81 pengunjung. Dari jumlah tersebut 60 orang merupakan warga negara asing, kebanyakan warga negara Nigeria.

“Dari 81 orang, 60 warga negera asing. Kita swab semuanya 3 warga negara asing ini positif,” ucap Yusri.

Mal FX Sudirman di hari pertama PPKM Darurat. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Sementara itu, kasir dari Kafe tersebut juga positif COVID-19 berdasarkan hasil tes PCR.

Lalu, Polda Metro juga menggerebek sebuah kafe di Radio Dalam, Jakarta Selatan, bernama Twenty Nine Tropical Cafe. Mereka menangkap 3 orang, yakni pemilik, supervisor, dan EO kafe.

Sebuah Spa juga dipaksa tutup oleh Polda Metro di Kalimalang, Jakarta Timur. Seorang penyelenggara berinisial ESH diamankan, menyusul 6 orang yang tengah menikmati jasa spa tersebut.

“Polda juga amankan karaoke dan spa di daerah Pondok Indah Jakarta Selatan, Satu orang SH sebagai penanggung jawab dan 9 orang di tempat tersebut sudah kita amankan,” kata Yusri.

Terakhir, mereka mengamankan sebuah Kafe di Tangerang Kota yang bernama Take Coffee. Satu orang tersangka diamankan, dan polisi pun melarang semua orang untuk tidak boleh makan di tempat tersebut.

“Ini lima TKP kita berhasil amankan. Tim kami, satgas gakkum yang dipimpin pak Dirkrimum masih berjalan terus,” pungkas Yusri.

Comments are closed.