Polisi ke Penjual Oksigen: Jangan Coba-coba Timbun dan Naikkan Harga

Sejumlah warga mengantre untuk mengisi ulang tabung gas oksigen di Kawasan Manggarai, Jakarta, Senin (28/6/2021). Foto: Asprilla Dwi Adha/ANTARA FOTO

Permintaan tabung oksigen meningkat seiring kenaikan kasus virus corona. Polisi lalu mengingatkan pemilik retail agar tidak menimbun dan mencoba menaiki harga.

Direskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Auliansyah Lubis menyatakan, polisi tak segan-segan akan melakukan penindakan terhadap ritel yang mencoba membandel di masa pandemi virus corona saat ini.

“Di dalam kesempatan ini saya mengimbau khususnya kepada retail-retail inj jangan sampai ada bermain-main untuk mencoba-coba menyimpan atau mencoba-coba menaikkan harga,” ucap Aulia kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (30/6).

“Kami akan pantau dan apabila ini kami temukan di wilayah atau di lapangan akan kmi lakukan penindakan. Karna kami sudah koordinasi dengan produsen kemudian dengan distributor. Mereka tidak ada menaikkan harga,” sambungnya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus meminta masyarakat untuk tidak panik dengan melakukan pembelian secara berlebih. Saat ini tabung oksigen diprioritaskan untuk Rumah Sakit, khususnya yang menangani pasien corona.

“Kedua juga imbauan kepada masyarakat yang perorangan yang kita harapkan tidak usah panik karena kalau dia beli sendiri menyimpan untuk diri sendiri itu terjadi bentuk kelangkaan di pasaran atau di hilirnya,” kata dia.

“Sementara memang dari pemerintah kita agak dibuat skala prioritas untuk rumah sakit rumah sakit yang dijadikan skala prioritas,” tambahnya.

Comments are closed.