Polisi Beri Dispensasi untuk SIM yang Masa Berlakunya Habis Selama PPKM Darurat

Petugas menunjukkan Surat Izin Mengemudi (SIM) seusai proses pembuatan di Kantor Satuan Penyelenggara Administrasi SIM. Foto: ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

Korlantas Polri melalui layanan Satuan Penyelenggara Administrasi SIM atau Satpas memberikan kelonggaran atau waktu dispensasi perpanjang SIM selasa penerapan PPKM Darurat Jawa-Bal, dari 3 sampai 20 Juli 2021 mendatang.

KASI Standarisasi Pengemudi Subdit SIM Dit Regident Korlantas Polri, AKBP. Arief Budiman mengatakan, pemohon tak perlu khawatir apabila masa berlaku SIM-nya habis. Sebab pihaknya sudah menginstruksikan adanya dispensasi waktu perpanjangan bagi masyarakat yang waktu jatuh tempo SIM-nya habis saat PPKM Darurat.

“Kami akan memberikan dispensasi seperti saat kemarin Instruksi Mendagri Nomor 14 tentang PPKM, pemilik SIM yang masa berlakunya habis pada tanggal 28 Juni hingga 5 Juli, bisa diperpanjang setelah PPKM selesai,” kata Arief kepada kumparan, Kamis (1/7).

Dengan berlakunya penerapan PPKM Darurat, pihaknya akan memperpanjang masa dispensasi hingga 20 Juli 2021 atau hingga PPKM Darurat selesai. Hanya saja, ia belum menginformasikan berapa lama masa perpanjangan yang diberikan selama dispensasi berakhir.

“Yang pasti nanti akan kami beri waktu khusus setelah PPKM Darurat selesai,” imbuhnya.

Perketat protokol kesehatan hingga pembatasan jumlah pemohon

Ratusan orang antre mengurus perpanjangan Surat Ijin Mengemudi (SIM) di layanan SIM keliling di Pasar Tambak Rejo, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (9/6/2020). Foto: Didik Suhartono/ANTARA FOTO

Sebagai upaya memutus penyebaran COVID-19 pihaknya juga akan memperketat protokol kesehatan dan membatasi kapasitas layanan di kantor Satpas dan SIM Keliling . Namun untuk jam operasional masih seperti biasa dan tetap memberikan pelayanan maksimal kepada pemohon.

“Waktu layanan akan tetap sama dari jam 08.00 sampai 15.00, tapi selama PPKM Darurat ini, penerapan protokol kesehatan akan semakin diperketat, baik itu bagi pemohon SIM maupun personel di Satpas atau SIM Keliling,” jelas Arief.

Supaya tak bolak-balik

Suasana Pelayanan SIM Keliling. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Agar proses perpanjangan SIM bisa berjalan lancar, pastikan sudah membawa berbagai dokumen kelengkapan yang diperlukan. Di antaranya adalah:

KTP asli beserta fotokopi

SIM lama beserta fotokopi

Bukti cek kesehatan (dilakukan di lokasi)

Mengisi formulir perpanjangan SIM (didapatkan di lokasi).

Pemohon juga wajib menerapkan protokol kesehatan ketat yang telah diterapkan oleh kepolisian. Berikut adalah aturannya:

Mengenakan masker

Cuci tangan dengan hand sanitizer

Jaga jarak dengan pemohon lainnya

Dalam kondisi sehat atau tidak memiliki suhu tubuh tinggi.

Comments are closed.