Polda Papua Antisipasi Kelangkaan Obat di Tengah Pandemi COVID-19

Polda Papua melakukan sidan gudang obat di Kota Jayapura, sebagai antisipasi kelangkaan obat di tengah pandemi COVID-19. (Dok Humas Polda Papua)

Jayapura, BUMIPAPUA.COM– Ditresnarkoba Polda Papua mengantisipasi kenaikan dan kelangkaan obat-obatan di tengah pandemi COVID-19 yang sedang meningkat.

Direktur Reserse dan Narkoba Polda Papua, Kombes Pol Alfian menjelaskan pemantauan dan pengawasan obat-obatan dilakukan pada sejumlah gudang distributor obat di Kota Jayapura, antara lain PT Indofarma Global Medika dan PT Tempo Cabang Jayapura.

“Kami sekaligus mengecek obat Ivermectin yang digunakan sebagai obat corona. Obat ini banyak dicari. Ada indikasi banyak oknum yang menaikan harga obat tersebut. Kami berharap di Jayapura hal ini tak terjadi kelangkaan obat,” jelasnya, Selasa (6/7).

Polda Papua melakukan sidan gudang obat di Kota Jayapura, sebagai antisipasi kelangkaan obat di tengah pandemi COVID-19. (Dok Humas Polda Papua)

Dari pantauan tersebut, ternyata Ivermectin belum sampai di Kota Jayapura dan masih dalam tahap pemesanan dan belum dapat dipastikan kapan datangnya obat tersebut.

“Untuk saat ini, Ivermectin masih diprioritaskan di wilayah Jawa karena dianggap zona merah,” katanya.

Data dari gudang distributor obat PT Indofarma Global Medika, harga eceran tertinggi Ivermectin yaitu Rp 157.700 per 20 tablet. Sedangkan per tabletnya seharga RP 7.885,-

Sedangkan untuk obat Actemra di gudang obat PT. Tempo Cabang Jayapura belum tersedia.

Comments are closed.