Polda Bali Pantau Akun Medsos Provokatif Soal PPKM Darurat Jawa-Bali

iIlustrasi media sosial : pixabay

DENPASAR – Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali Kombes Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, Selasa (06/07/21) mengungkap, pihak kepolisian tengah mengawasi puluhan akun media sosial. Yakni, akun yang disinyalir mengunggah postingan provokatif terkait penanganan kasus COVID-19 dan pemberlakuan PPKM Darurat Jawa- Bali.

“Kegiatan sosialisasi sudah kita lakukan, kemudian upaya-upaya lain dari satgas hukum adalah melaksanakan upaya penyelidikan dan melaksanakan upaya take down terhadap semua yang memprovokasi melalui medsos,” ungkapnya.

Ditengah situasi COVID-19 dan PPKM Darurat yang mengkhawatirkan, kata Kombes Rahardjo, masyarakat melalui akun medsos justru melakukan provokasi, dan membuat masyarakat menentang kebijakan pemerintah.

“Kita sadari semua bahwa ini adalah PPKM darurat. Situasi Jawa dan Bali sangat menghawatirkan. Apapun terus terang akan saya tabrak, kalau memang melanggar hal ini,” tegas Djuhandhani.

Selain puluhan akun itu, kata dia Polda Bali juga terus melakukan pengawasan perkembangan media sosial “Sudah setiap hari ada berkembang,” terangnya.

Kombes Rahardjo menegaskan, pihak kepolisian bisa saja melakuakn penindakan ketika akun-akun dalam pengawasan itu melakukan tindak provokasi terkait kebijakan pemerintah khususnya PPKM darurat.

“Bukan hanya pemanggilan namun akan ditindak secara aturan hukum dan sudah ditekankan Mabes Polri ditindak tegas, kalau ada unsur pidana akan kita tindak,” jelasnya.

Pihaknya meminta kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dan turut memprovokasi, serta agar percaya kepada pemerintah. “Tujuan kami dari pemerintah adalah untuk menjaga keselamatan masyarakat, tidak ada tujuan lain,” tandasnya. (Kanalbali/WIB)

Comments are closed.