PM Inggris: Warga Harus Belajar Hidup Berdampingan dengan Corona

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson. Foto: Ian Vogler/Pool via REUTERS

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson tetap akan mencabut pembatasan kegiatan pada 19 Juli 2021. Dia bahkan meminta warga belajar hidup berdampingan dengan virus corona.

Rencana pencabutan pembatasan kegiatan awalnya akan dilakukan pada 21 Juni 2021. Namun, rencana urung dilaksanakan karena menyebarnya varian Delta yang lebih menular dan mematikan.

Setelah tertunda hampir sebulan, Johnson memutuskan akan tetap mencabut pembatasan kegiatan yang ditujukan menekan laju penyebaran virus corona. Langkah itu diambil meski kasus corona di Inggris masih menunjukkan lonjakan.

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson. Foto: REUTERS/Simon Dawson

“Hari ini kami akan menyusun penetapan bagaimana memulihkan kebebasan warga,” kata Johnson seperti dikutip dari AFP.

“Warga harus belajar hidup berdampingan dengan virus dan melakukan pemantauan sembari menjalani hidup,” sambung dia.

Johnson pun menekankan, pandemi COVID-19 belum berakhir. Dalam beberapa pekan kasus masih akan terus melonjak.

Meski demikian, jumlah warga yang meninggal serta dirawat di rumah sakit, diprediksi Johnson tidak akan melonjak tinggi. Sebab, 64 persen warga Inggris sudah menerima dua dosis vaksin COVID-19.

Saat ini total kasus infeksi virus corona di Inggris mencapai 4.903.434. Sebanyak 128.222 di antaranya meninggal dunia.

Kenaikan kasus COVID-19 di Inggris terjadi sejak akhir Juni 2021. Per harinya 20 ribu kasus baru muncul.

Jumlah tersebut meroket dari Maret hingga awal Juni. Pada periode itu, rata penambahan kasus di Inggris 3000 sampai 5000 per hari.

Comments are closed.