Pilot Ini Ungkap Pentingnya Posisi Brace Saat Hadapi Kondisi Darurat di Pesawat

Ilustrasi penumpang dengan sandaran kursi berada dalam posisi tegak Foto: Shutter Stock

Seorang pilot berpengalaman di dunia mengungkapkan alasan pentingnya posisi brace bagi penumpang saat pesawat berada dalam kondisi darurat. Posisi brace adalah posisi di mana penumpang harus menekuk punggung dan memposisikan tangan, serta kepala menempel pada sandaran kursi di depan.

Sedangkan mereka yang berada di kursi paling depan juga harus melakukan posisi ini dengan menundukkan tubuh sampai menempel ke lutut. Sedangkan posisi tangan berada di belakang kepala.

ilustrasi brace position saat kecelakaan pesawat Foto: Dok. Wikimedia Commons

Dilansir Daily Star, Nick Eades, seorang pilot Boeing 747 British Airways, mengatakan posisi brace ditujukan untuk melindungi penumpang saat terjadi kondisi darurat di pesawat.

“Apa yang kamu coba lakukan adalah untuk menghindarkan dari cedera patah leher akibat benturan yang keras,” kata Eades.

Eades mengatakan, posisi ini juga menjadi salah satu cara untuk meminimalkan penumpang mengalami cedera serius saat pesawat mengalami kecelakaan.

Ilustrasi penumpang pesawat mendengarkan musik saat terbang Foto: Shutterstock

“Ini seperti ‘whiplash’, posisi ini menghindarkan dari gerakan tiba-tiba di kepala yang dapat mengakibatkan cedera serius, jika bukan kematian,” lanjutnya.

Kamu mungkin bertanya-tanya mengapa posisi ini penting dilakukan saat ada prosedur darurat. Apakah posisi ini lantas bisa menyelamatkan nyawa penumpang ketika terjadi kondisi darurat?

Ilustrasi pesawat Foto: shutter stock

Ada teori yang beredar terkait maksud dari prosedur ini. Beberapa orang mengatakan bahwa hal ini hanya bertujuan untuk melindungi gigi penumpang, sehingga jika penumpang tak bisa selamat dalam kecelakaan, identifikasi bisa dilakukan lebih mudah dengan catatan gigi.

Namun, ada pula teori mengerikan yang mengungkapkan bahwa posisi ini bisa dengan mudah mematahkan leher dan meningkatkan risiko kematian. Tujuannya agar maskapai bisa menekan biaya asuransi. Namun, semua teori tak berdasar ini dibantah oleh penelitian.

Pentingnya Posisi Brace saat Pesawat dalam Kondisi Darurat

Mengutip Traveller, Steve Allright, kaptein training British Airways mengungkapkan bahwa posisi brace ini bisa menyelamatkan nyawa.

“Terbang adalah salah satu formasi teraman dalam transportasi. Kebutuhan untuk menggunakan posisi brace ini sangat jarang. Namun, secara umum ini dikenal sebagai teknik penyelamatan,” ujar Allright.

Pintu darurat dalam pesawat atau emergency exit Foto: Shutter Stock

“Penyempurnaan posisi brace di Inggris diperkenalkan setelah adanya kecelakaan Kegworth tahun 1989. Mereka mempelajari cedera yang dihasilkan dari mereka yang melakukan dan tidak melakukan posisi brace,” lanjutnya.

Sementara itu, beberapa penelitian juga pernah dilakukan untuk menguji seberapa efektif posisi ini. Salah satunya pada serial Mythbusters di Discovery Channel.

Ilustrasi pesawat terbang di atas kepulauan. Foto: Shutter Stock

Dengan menggunakan crash test dummies dan sejumlah sensor, mereka membuktikan bahwa posisi brace secara signifikan meningkatkan peluang penumpang menghindari cedera serius dan kematian saat terjadi kecelakaan pesawat.

Selain itu, program televisi Channel 4 juga pernah melakukan hal serupa, yaitu dengan menyusun tiga boneka dalam pesawat yang disusun dalam berbagai posisi. Satu dalam posisi brace klasik dengan sabuk pengaman yang terikat. Satu boneka dengan sabuk pengaman yang dikencangkan, dan boneka yang tidak diberikan pengaman.

Simulasi tersebut dilakukan dengan menabrakkan sebuah pesawat tanpa awak di Gurun Sonora Meksiko.

Peneliti menyimpulkan bahwa boneka dengan posisi brace dan sabuk pengaman terikat adalah yang selamat dalam benturan. Sementara itu boneka dengan sabuk pengaman akan mengalami cedera kepala parah, dan tidak memakai sabuk kemungkinan besar meninggal dunia.

***

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

Comments are closed.