Pesawat Pribadi Jatuh di Haiti, 6 Orang Tewas

Ilustrasi pesawat terbang Foto: Doc. Pixabay.com

Sebuah pesawat pribadi dilaporkan jatuh di barat daya ibu kota Haiti, Port-au-Prince, Sabtu (3/7) waktu setempat. Dalam insiden ini, enam orang, termasuk dua misionaris berkebangsaan Amerika Serikat, tewas.

Menurut Kantor Penerbangan Sipil Nasional (NCAO) Haiti, pesawat itu lepas landas dari bandara kota pada pukul 18.57 waktu setempat dan seharusnya tiba di Jacmel, pantai selatan Haiti, sekitar satu jam kemudian,

“Pesawat itu jatuh dalam perjalanan dengan enam orang di dalamnya,” kata laporan insiden NCAO dikutip dari AFP, Minggu (4/7).

Gutenberg Destin, koordinator perlindungan sipil untuk Departemen Luar Negeri Haiti, turut mengkonfirmasi kepada AFP bahwa keenam orang di dalam pesawat nahas itu tewas. Namun penyebab kecelakaan itu belum diketahui.

Organisasi misionaris yang berbasis di AS, Gospel to Haiti, dalam di halaman Facebook menjelaskan dua korban di antaranya merupakan warga AS, yakni Trent Hostelter (35) dan John Miller (43).

Keduanya melakukan perjalanan bersama keluarga yang lebih dulu terbang dengan pesawat lain.

“Ketika pesawat kedua tidak muncul, mereka sangat khawatir dan segera mendengar bahwa pesawat itu jatuh di suatu tempat dekat Leogane,” kata Gospel to Haiti dalam keterangan resminya.

“Sebuah tim pencari dibentuk dan dikirim dan mereka menemukan pesawat pagi ini dan mengkonfirmasi bahwa keenam orang itu tewas, termasuk Trent dan John,” imbuhnya.

Hostetler dan istrinya bekerja untuk organisasi misionaris, sementara Miller menjadi sukarelawan untuk waktu singkat.

Penerbangan charter dari Port-au-Prince ke Jacmel memang lebih diminati daripada melalui rute darat. Pasalnya rute darat dari Port-au-Prince ke bagian selatan Haiti kerap dikendalikan kelompok bersenjata.

Comments are closed.