Perusahaan di Arab Saudi Mau Rekrut Pekerja Rumah Tangga Asal RI

Sejumlah Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMIB) berjalan memasuki Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Kamis (28/4/2022). Foto: Jessica Helena Wuysang/ANTARA FOTO

Perusahaan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Perekrutan dari Arab Saudi berinisiatif merekrut atau mempekerjakan pekerja rumah tangga asal Indonesia.

Mengutip Saudi Gazette, Rabu (25/1), perusahaan menggelontorkan dana untuk perekrutan ini mencapai SAR 19.900 atau setara Rp 79,26 juta. Adapun biaya tersebut belum termasuk pajak pertambahan nilai (PPN).

“Perusahaan sumber daya manusia menyatakan bahwa biaya perekrutan dan biaya di bawah inisiatif ini sebesar SAR 19.900, tidak termasuk pajak pertambahan nilai (PPN),” tulis Saudi Gazette dalam laporannya.

Selain itu, proses perekrutan akan dilakukan dengan membayar angsuran bulanan yang belum termasuk pajak sebesar SAR 1.750 atau Rp 6,97 juta. Para PRT akan memiliki kontrak selama 24 bulan yang dapat diperbarui sesuai keinginan pemberi kerja dan pekerja.

Perusahaan perekrutan menjelaskan inisiatif tersebut bertujuan memberikan layanan baru ke pasar Saudi dan memenuhi kebutuhan masyarakat atau pelanggan.

Mereka juga mencatat berdasarkan skema tersebut, pekerja rumah tangga itu akan tetap berada di bawah perusahaan selama masa kontrak.

Comments are closed.