Peran Masyarakat Dibutuhkan dalam Pengetatan PPKM Mikro untuk Tekan Corona

Warga menggunakan masker beraktivitas di Kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selata, Jumat (13/3). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Pemerintah terus berupaya dalam menekan lonjakan kasus COVID-19 yang saat ini per harinya telah mencapai lebih dari 20 ribu. Salah satunya dengan melakukan pengetatan terhadap PPKM Mikro.

Pemberlakuan PPKM Mikro di wilayah zona merah saat ini mendapatkan perhatian ekstra untuk ditingkatkan. Seperti dengan pemberlakuan pengendalian aturan yang seragam di berbagai sektor. Hal ini dinilai isa efektif menekan corona.

Langkah itu dilakukan, mengingat kasus penyebaran masih belum bisa terkendali dengan baik.

“Kesuksesan pengendalian ini juga dikontribusikan oleh keseragaman gerakan pengendalian COVID-19 sesuai kebijakan yang berlaku terhadap sektor esensial yaitu, perkantoran, pendidikan, hiburan, transportasi, ibadah, perbelanjaan dan lain-lain yang menjadi tempat masyarakat berkegiatan,” kata Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito, dalam keterangannya, Selasa (29/6).

Selanjutnya, pemerintah akan memperketat aktivitas dan mobilitas masyarakat. Khususnya selama dua minggu ke depan.

“Oleh karena itu, penting untuk memfokuskan pengetatannya dalam dua minggu ke depan demi mengendalikan lonjakan kasus,” lanjut Wiku.

Petugas menyampaikan larangan masuk kepada para peziarah di depan gerbang Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta, Minggu (27/6/2021). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO

Dalam keterangan tersebut, dikatakan bahwa tiap daerah tengah berupaya untuk dapat mengendalikan PPKM Mikro agar pelaksanaannya jauh lebih efektif. Sehingga proses monitoring dan evaluasi juga terus diupayakan.

Karena itu, masyarakat diminta untuk secara kolektif turut membantu pelaksanaan PPKM Mikro agar bisa segera membuahkan hasil yang signifikan.

“Oleh karenanya, manfaatkan peran yang ada sekarang juga, baik kecil maupun besar. Masyarakat yang menyadari situasi COVID-19 terkini dan berkontribusi dalam pengendaliannya adalah sosok patriot sejati,” pungkas Wiku.

Comments are closed.