Penuhi Kebutuhan Dokter, Tahun Ini Untag Buka Fakultas Kedokteran

Rektor Untag Surabaya, Prof Dr Mulyanto Nugroho MM CMA CPA. Foto-foto: Amanah Nur Asiah/Basra

Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya mulai bersiap membuka Fakultas Kedokteran (FK). Hal ini dilakukan guna memenuhi jumlah ketersedian dokter di Indonesia.

Rektor Untag Surabaya, Prof Dr Mulyanto Nugroho MM CMA CPA, mengungkapkan, saat ini, rasio antara dokter dan penduduk itu 1:2.000.

Padahal, berdasarkan standar yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), idealnya rasio dokter dan penduduk yaitu 1:1.000.

“Nah, maunya pemerintah Indonesia itu 1 dokter dibanding 1.000 penduduk,” ungkap Prof Nugroho ketika ditemui Basra usai pengukuhan guru besar Untag, Selasa (24/1).

Prof Nugroho menjelaskan, persiapan yang dilakukan dalam membuka fakultas kedokteran ini kurang lebih empat tahun. Bahkan dalam dua ke depan, pihaknya akan melakukan visitasi.

“Dalam dua bulan ini, kita menyiapkan semua lab, dan akan melakukan visitasi insyaallah Maret. Dan kalau semua clear, April kita sudah memiliki fakultas kedokteran,” jelasnya.

Selain menyiapkan administrasi dan sarana prasarana, pihaknya juga telah menyiapkan tenaga pendidik yang merupakan dokter spesialis.

“Ada 26 dosen, dokter spesialis semuanya, dan lima pengelola. Untuk dekan, dan lainnya sudah,” tuturnya.

Untuk melengkapi fakultas kedokteran, pihaknya juga telah menjalin kerja sama dengan RSUD Kabupaten Jombang.

“Untuk rumah sakit kebetulan ada di RSUD Jombang dan kita sudah MoU dan clear. Rumah sakit sendiri pasti akan kita siapkan, dan masih dalam proses. Untuk sekarang kita punya fakultas kedokteran dulu, baru 5 tahun berikutnya kita punya rumah sakit kedokteran. Dengan kerja sama ini maka Untag selangkah lagi mewujudkan sumbangsihnya dalam menciptakan patriot bangsa melalui Bidang Pendidikan Fakultas Kedokteran,” tukasnya.

Comments are closed.