Pengertian dan Rumus Kekuatan Lensa Cembung dan Cekung

https://pixabay.com/users/skitterphoto-324082/ – rumus kekuatan lensa

Rumus kekuatan lensa umum digunakan untuk mengetahui atau mengukur kekuatan lensa yang dipakai. Kekuatan lensa adalah besarnya ukuran suatu lensa dalam membelokkan sinar yang datang padanya.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa semakin besar kekuatan suatu lensa, sudut bias yang dihasilkan akan semakin besar pula. Sebaliknya, semakin kecil kekuatan suatu lensa, sudut bias yang dihasilkan juga akan semakin kecil.

https://pixabay.com/users/shanon-1096928/

Rumus Kekuatan Lensa

Rumus kekuatan lensa, khususnya lensa cembung dan cekung seringkali digunakan untuk menghitung seberapa besar kekuatan memfokuskan cahaya dari sebuah lensa. Kekuatan yang dimiliki lensa cembung dan cekung inilah yang akan berguna dalam membantu aktivitas kerja sehari-sehari.

Rumus kekuatan lensa lebih sering digunakan untuk mengukur kekuatan lensa kacamata sebagai alat bantu penglihatan agar dapat melihat benda dengan baik. Satuan kekuatan lensa cembung dan cekung dinyatakan dalam dioptri.

Lensa pada kacamata, secara otomatis akan membantu lensa mata yang tidak bisa bekerja dengan baik untuk dapat berfungsi dengan maksimal seperti dalam kondisi normal.

Mengutip dari buku Rumus Jitu Fisika SMP, Hendri Hartanto S. Pd, ada dua rumus kekuatan lensa yang biasa digunakan, yaitu:

1. Rumus Kekuatan Lensa Cekung

Mata kita akan mampu melihat dengan baik jika lensa mata memiliki daya akomodasi yang baik pula. Pengertian daya akomodasi mata adalah kemampuan lensa mata untuk menebal dan menipis sehingga mampu memfokuskan cahaya.

Persamaan yang digunakan dalan rumus kekuatan lensa cekung.

P = -100/PR

– kekuatan lensa cekung

Keterangan:

P = rumus kekuatan lensa kacamata (D atau dioptri)

PR = Punctum Remotum atau titik jauh mata (cm)

sn = titik dekat mata normal (biasanya 25 cm)

2. Rumus Kekuatan Lensa Cembung

Persamaan yang digunakan dalam rumus kekuatan lensa cembung adalah:

P = 100/Sn – 100/PP

– kekuatan lensa cembung

Keterangan:

P = rumus kekuatan lensa kacamata (D atau Dioptri)

PP = Punctum Proksimum atau titik dekat mata (cm)

sn = titik dekat mata normal (biasanya 25 cm)

Kekuatan lensa pada dasarnya merupakan kemampuan lensa untuk mengumpulkan atau memancarkan cahaya. Kekuatan lensa yang mampu berbanding terbalik dengan jarak fokusnya adalah dasar yang digunakan dalam menentukan rumus kekuatan lensa tersebut. (DNR)

Comments are closed.