Penduduk Irlandia yang Sudah Divaksin Boleh Kunjungi Bar hingga Restoran Indoor

Seorang pembersih jalan memakai topeng pelindung saat membersihkan Jalan Grafton di pusat Kota Dublin, Irlandia, Jumat (13/3). Foto: PAUL FAITH / AFP

Setelah 16 bulan tutup akibat COVID-19, restoran, bar, dan kafe indoor di Irlandia akan kembali dibuka.

Tetapi, melihat adanya ancaman dari varian delta, pemerintah setempat memutuskan hanya mengizinkan mereka yang sudah divaksinasi atau sudah sembuh dari COVID-19 untuk pergi ke sana.

Irlandia mengikuti beberapa negara Eropa yang telah lebih awal menerapkan kebijakan ini, seperti Austria, Denmark, Israel dan Rusia.

Perdana Menteri Irlandia, Micheál Martin, mengumumkan perlambatan pelonggaran pembatasan kegiatan di negaranya pada Selasa (29/6).

Menurut Martin, para pakar kesehatan berpendapat bahwa varian delta ini menyebabkan aktivitas makan di dalam ruangan menjadi sangat berbahaya bagi mereka yang belum divaksinasi.

“Cara yang paling aman untuk melanjutkan pembukaan restoran dan tempat makan indoor sekarang ini adalah dengan membatasi akses hanya untuk orang-orang yang sudah divaksinasi dosis penuh atau yang sudah sembuh dari infeksi COVID,” jelas Martin, seperti dikutip dari Reuters.

Ilustrasi pembukaan kembali restoran dan bar. Foto: REUTERS/Christian Hartmann

Sejauh ini, baru 41 persen dari total populasi orang dewasa Irlandia yang sudah divaksinasi dosis penuh. Sementara, vaksinasi COVID-19 satu dosis sudah mencapai 65 persen dari jumlah penduduk dewasa.

Tak hanya tempat makan, beberapa lokasi indoor lainnya seperti teater dan arena konser kemungkinan juga akan dibatasi.

Seluruh bar, restoran, dan kafe di Irlandia sudah tutup selama 16 bulan. Lockdown nasional juga sudah berlangsung sejak akhir Desember 2020. Tetapi, Pemerintah Irlandia sudah melonggarkan kebijakan makan dan minum di luar ruangan sejak 7 Juni lalu.

Martin menambahkan, pembukaan tempat makan indoor ini tak akan dilakukan mulai Senin depan (5/7) seperti yang telah direncanakan sebelumnya.

Kebijakan ini akan ditunda hingga sistem paspor vaksin baru telah diterapkan di Irlandia.

Menteri Kesehatan Irlandia, Stephen Donnelly, mengatakan bahwa detail dari paspor tersebut masih belum difinalisasi, tetapi ada kemungkinan akan menggunakan kode QR yang bisa dipindai lewat telepon pintar.

Comments are closed.