Pemprov Sumsel Kerahkan 500 Petugas Pantau Penjualan Hewan Kurban

Pedagang hewan kurban di Sumsel. (foto: Abdul Toriq/Urban Id)

Pemprov Sumsel mengerahkan 500 petugas untuk melakukan pemantauan dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban jelang perayaan Idul Adha tahun ini.

Plt Kepala Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Sumsel, Ruzuan Effendi, mengatakan pemantauan sendiri sudah berjalan sejak 20 Juni lalu hingga 15 Juli mendatang.

“Mereka akan memeriksa kesehatan dan kelayakan hewan kurban yang dijual,” katanya, Sabtu (3/7).

Ruzuan sendiri sudah memberikan catatan khusus kepada para petugas agar lebih teliti lagi dalam melakukan pemeriksaan agar umur hewan yang dijual sudah sesuai dengan aturan yang ada.

“Kita minta petugas untuk periksa umur karena meski bobot hewan besar tidak menjamin umurnya cukup. Beberapa ada yang bobotnya kecil tapi sudah masuk umur,” katanya.

Selain itu, petugas ini juga akan memberikan pembekalan bagaimana tata cara pemotongan hewan kurban kepada panitia kurban di sejumlah masjid.

Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya, mengatakan pengiriman petugas pemantauan dan pemeriksaan hewan kurban dilakukan untuk memastikan aspek halal dan kebersihan hewan jelang Idul Adha.

“Petugas ini berperan memberikan imbauan kepada masyarakat terkait syarat hewan kurban yang layak di potong,” katanya.

Petugas yang dikirim tersebut terdiri dari Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), dan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI). (aab)

Comments are closed.