Pemerintah Dinilai Tak Perlu Ragu Terapkan WFH 100% Saat PPKM Darurat

Foto udara kendaraan yang melintas saat kebijakan Work Frome Home (WFH) di Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (2/4/2021). Foto: REUTERS/handout/ANTARAFOTO

Pemerintah saat ini sedang melakukan finalisasi aturan terkait pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang akan dimulai 3 Juli mendatang. Muncul dorongan agar pemerintah menerapkan sistem Work From Home (WFH) 100%.

Terkait hal itu, Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz, mengatakan, dirinya setuju dengan akan dilakukannya WFH 100% untuk mencegah penularan COVID-19 yang terus naik.

“Saya setuju WFH 100 persen, 2 pekan pertama untuk menekan penularan secara signifikan,” ujar Aziz saat dihubungi, Rabu (30/6).

Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan jalur kereta MRT Fase II di Jalan MH Thamrin, Jakarta. Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO

Aziz juga mengimbau kepada setiap karyawan dan pengusaha untuk berkontribusi dalam menekan angka kasus COVID-19 di Jakarta yang masih terus melonjak setiap harinya. Peran disiplin para pekerja dan pengusaha sangat penting.

“Kami mengimbau agar para pekerja dan pengusaha saling bantu untuk menghadapi pandemi ini,” kata Aziz.

Menurutnya, Pemerintah tidak perlu khawatir untuk menerapkan WFH 100% karena ini harus segera dilakukan karena beberapa rumah sakit di Jakarta sudah mulai penuh.

“Tidak perlu ragu [melaksanakan WFH 100 persen] sebelum kasus lebih meningkat tidak terkendali, segera lakukan. Juga harus diikuti dengan meningkatkan fasilitas rumah sakit dan apresiasi khususnya untuk nakes yang berjuang luar biasa,” pungkasnya.

Comments are closed.