Pemerintah AS Didesak Cabut Batasan Perjalanan Internasional

Suasana di bandara di Denver, Colorado, Amerika Serikat jelang liburan Thanksgiving. Foto: Kevin Mohatt/Reuters

Koalisi dari 24 organisasi industri mendesak Gedung Putih untuk mencabut pembatasan yang melarang sebagian besar warga negara dunia bepergian ke Amerika Serikat (AS). Kelompok-kelompok itu dipimpin oleh Asosiasi Perjalanan AS dan perwakilan maskapai penerbangan, kasino, hotel, bandara, hingga produsen pesawat.

Mereka berpendapat pengetahuan untuk membuka perjalanan kini telah meningkat. Sehingga pemerintah AS didesak melonggarkan pembatasan masuk yang berlaku sejak 15 Juli tahun lalu selama pandemi corona, serta mencabut pembatasan bagi turis Inggris.

“Kami memiliki ilmu dan alat yang kami butuhkan untuk memulai kembali perjalanan internasional dengan aman. Sudah saatnya kami menggunakan ilmu itu,” kata Kepala Eksekutif Perjalanan AS Roger Dow.

Wisatawan memakai masker saat mereka tiba di bandara di Denver, Colorado, Amerika Serikat. Foto: Kevin Mohatt/Reuters

Secara terpisah, 75 anggota DPR AS meminta Joe Biden untuk membuka kembali perbatasan negara dengan Kanada secara lebih luas, termasuk bagi warga dengan perjalanan yang kurang penting.

Selain itu, 75 anggota parlemen telah menyerukan pencabutan pembatasan yang melarang sebagian besar pelancong Inggris. Saat dicabut, pemerintah bisa mengembangkan peta jalan berbasis data dan berbasis risiko untuk memudahkan pembatasan masuk.

Adapun anggota parlemen dalam sebuah surat menilai bahwa jika pembatasan tidak dicabut, maka AS bisa kehilangan 1,1 juta pekerjaan dan tambahan 175 miliar Dolar atau Rp 2,5 triliun pada akhir tahun ini.

Beberapa orang di kongres juga meminta pemerintah mencabut persyaratan memakai masker bagi pelaku perjalanan di bandara, stasiun kereta bawah tanah, pesawat terbang, dan kereta api, meski bukan sekarang.

Ilustrasi penerbangan di malam hari Foto: Pixabay

Namun, sumber mengatakan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) telah menyuarakan keprihatinan tentang varian Delta COVID-19 yang mulai mendominasi negeri dalam pertemuan pemerintah AS. Sehingga pejabat industri dan AS mengatakan, mereka tidak mengharapkan pemerintah untuk segera mencabut pembatasan.

Kalau pun nantinya dicabut, CDC ingin maskapai penerbangan menerapkan pelacakan kontak penumpang internasional.

Meski begitu, pemerintah telah mengadakan kelompok kerja di luar CDC dengan Meksiko, Kanada, Inggris dan Uni Eropa setiap dua minggu untuk membahas bagaimana melonggarkan pembatasan.

Ini muncul tak lama setelah maskapai dan lainnya menekan pemerintah untuk mencabut pembatasan yang mencakup sebagian besar warga negara non-AS yang baru-baru ini berada di Inggris, 26 negara Schengen di Eropa tanpa kontrol perbatasan, Irlandia, Cina, India, Afrika Selatan, Iran, dan Brasil.

Kendati demikian, Gedung Putih belum memberikan tanggapan terkait desakan koalisi industri yang terbaru. Pemerintahan Biden juga belum menunjukkan tanda-tanda mencabut pembatasan dalam waktu dekat.

Sebelumnya, Administrasi Keamanan Transportasi pada April memperpanjang persyaratan masker bagi pelaku perjalanan hingga 13 September. Sedangkan bulan lalu, pemerintah memperpanjang pembatasan yang melarang perjalanan tidak penting di perbatasan darat Meksiko dan Kanada hingga 21 Juli.

Comments are closed.