Pembatasan Kegiatan, Petugas Gabungan Bubarkan Tempat Hiburan Malam di Mamuju

Beberapa tempat hiburan malam (THM) di Mamuju dibubarkan petugas gabungan karena beroperasi lewat pukul 22.00 WITA. Foto: Awal Dion/SulbarKini

Puluhan personel gabungan yang terdiri dari TNI, polisi, dan Satpol PP melaksanakan operasi yustisi penutupan tempat hiburan malam (THM) yang beroperasi di Kota Mamuju, Senin (28/6/2021) malam.

Operasi penutupan THM ini dipimpin langsung Kapolresta Mamuju Kombes Pol Iskandar bersama personel Polres Kodim 1418 Mamuju dan Satpol PP.

Iskandar mengatakan operasi yustisi tersebut sebagai tindak lanjut Surat Edaran Bupati Mamuju tentang pemberlakuan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan COVID-19 di Kabupaten Mamuju dan pembatasan kegiatan hingga pukul 22.00 WITA.

“Jadi diharapkan kepada masyarakat Mamuju, khususnya warkop dan tempat hiburan malam sesuai dengan surat edaran bupati, pelaksanaan kegiatan dibatasi hingga pukul 22.00 WITA,” kata Iskandar.

Dia juga meminta masyarakat Mamuju untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, tidak berkerum serta pembatasan pengunjung maksimal 50 persen.

“Jadi pukul 22.00 WITA kegiatan berakhir, tidak ada tawar-menawar karena ini masa pandemi. Kami akan melakukan kegiatan terus-menerus sesuai protokol dan aturan yang diterapkan oleh pemerintah daerah maupun terkait prorokol kesehatan,” ujarnya.

Iskandar juga mengimbau masyarakat dan para pelaku usaha untuk mematuhi apa yang sudah ditentukan oleh pemerintah daerah dan pemerintah pusat terkait penerapan protokol kesehatan.

“Jadi diimbau kepada masyarakat Mamuju karena situasi pandemi sekarang semakin meningkat, mohon protokol kesehatan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Tujuannya untuk apa, diri sendiri, keluarga dan masyarakat karena kesehatan dan keselamatan itu yang paling utama,” pungkasnya.

Comments are closed.