Pelaksanaan Salat Idul Adha, Kemenag Solo Akan Pantau Situasi Wabah

Ilustrasi: Hewan Kurban dari Presiden Joko Widodo di Kota Solo pada Idul Adha 2019 lalu

SOLO-Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solo saat ini terus memantau perkembangan situasi penyebaran wabah COVID-19 di Kota Solo. Pemantauan dilakukan terkait persiapan pelaksanaan Salat Idul Adha dan pemotongan hewan kurban.

Kepala Kemenag Kota Solo, Hidayat Maskur mengatakan kegiatan Salat Idul Adha di tanah lapang maupun masjid hanya boleh dilaksanakan di kawasan yang berstatus zona hijau. Pelaksanaannya harus tetap sesuai protokol kesehatan.

“Sedangkan bagi yang berada di kawasan zona merah dan zona kuning diharapkan menggelar di rumah masing-masing,” kata dia, Kamis (01/07/2021).

Hal tersebut menurutnya telah diatur dalam Edaran Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2021. Edaran tersebut mengatur tentang Penerapan Protokol Kesehatan dalam Penyelenggaraan Shalat Idul Adha 1442 H/2021.

Sedangkan untuk pemotongan hewan kurban, warga di semua zona harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Penyembelihan dan pemotongan hanya boleh dilakukan oleh panitia tanpa kerumunan warga.

Sedangkan pembagian daging kurban diharapkan dilakukan tanpa ada antrean. Menurutnya, panitia diminta untuk menyerahkan daging kurban langsung ke rumah-rumah para penerimanya.

(Agung Santoso)

Comments are closed.