Museum Ambruk, Dinbudpar Brebes Panggil Rekanan, Konsultan dan Pengawas Proyek

Museum Manusia Purba di Desa Galuhtimur, Kecamatan Tonjong ambruk bagian depannya.

BREBES – Rekanan pelaksana, konsultan perencana dan pengawas proyek pembangunan Museum Manusia Purba di Desa Galuhtimur, Kecamatan Tonjong, Jumat (13/5/2022), dipanggil Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Brebes.

Pemanggilan dilakukan untuk meminta klarifikasi terkait ambruknya gedung bagian atap teras depan museum yang dibangun dengan anggaran APBD tahun 2021 senilai Rp 752 juta.

Kepala Dinas Dinbudpar Kabupaten Brebes, Rofiq Qoidul Azam mengaku kecewa atas kejadian tersebut. Namun demikian, secara prinsip laporan masyarakat terkait kejadian tersebut sudah ditindaklanjuti.

Dari hasil klarifikasi itu, pihak rekanan juga menyatakan sanggup untuk memperbaiki kerusakan. Karena, pekerjaannya masih dalam masa pemeliharaan. Namun jika perbaikannya tidak selesai, pihaknya telah meminta inspektorat untuk melaksanakan audit atas pekerjaan tersebut.

“Dari klarifikasi kami ini, intinya rekanan sanggup untuk memperbaiki. Jika ini tidak clear, kami meminta inspektorat untuk mengaudit,” tegasnya.

Menurut dia, kejadian itu bisa menjadi pembelajaran semua pihak. Pasalnya, jika lelang pekerjaan dengan penawaran paling rendah belum tentu bisa menang, walaupun rekanan telah memenuhi semua persyaratan.

Jika menang, tetapi kondisinya seperti kejadian di museum, tentu harus ada pertimbangan-pertimbangan lain. Pihaknya meminta bagian ULP (Unit Layanan Pengadaan) untuk lebih jeli dalam menentukan pemenang lelang.

“Tadi, pihak rekanan juga mengeluhkan kondisi lokasi proyek yang sulit dan cuaca hujan. Namun itu bukan menjadi sebuah alasan, karena sebelumnya tentu sudah mempertimbangkan lokasi,” pungkasnya. (*)

Comments are closed.