Misteri Kota Kuno Helike, Tempat Pemujaan Dewa Laut, Poseidon

Ilustrasi Kota Helike yang hilang. | Wikimedia Commons

Helike merupakan satu dari sekian banyak kota kuno yang hingga saat ini asal-usul keberadaannya masih belum dapat terpecahkan. Para ahli meyakini bahwa kota Helike memiliki banyak misteri, yang akan menjadi jalan penting bagi penemuan sejarah peradaban manusia di wilayah Yunani yang hilang.

Pada akhir abad ke-2 Masehi, seorang sastrawan Yunani, bernama Pausanias, menulis sebuah kisah yang berisi kehancuran kota Helike akibat gempa bumi yang dahsyat pada malam hari.

Dalam tulisannya itu, Pausanias menggambarkan bagaimana gempa bumi itu menyebabkan tsunami besar, yang menghancurkan seluruh bangunan di kota Helike.

Ilustrasi sosok Dewa Laut, Poseidon. | Wikimedia Commons

Setelah para ahli meneliti karya Pausanias tersebut, disimpulkan bahwa Helike adalah kota besar yang memiliki sistem pemerintahan sangat maju.

Kota Helike menjadi ibukota dari Achaean League, dan pusat ibadah penyembah dewa kuno Poseidon, yang oleh orang-orang Yunani dipercaya sebagai dewa laut.

Pada 1861, seorang arkeolog berhasil menemukan sebuah koin yang terbuat dari perunggu. Penemuan itu diyakini sebagai hasil kebudayaan masyarakat Helike, karena terdapat ukiran gambar kepala Poseidon dalam koin tersebut.

Koin yang diduga berasal dari peradaban Kota Helike. | Wikimedia Commons

Pada 2001, sebuah tim arekolog mencoba merekonstruksi keberadaan reruntuhan peradaban Helike. Mereka melakukan penggalian di dekat laut, dan meyakini bahwa kota itu terseret ke dasar laut akibat tsunami yang menghancurkan kota tersebut.

Hingga saat ini para arekolog terus berupaya melakukan pencarian akan keberadaan kota kuno yang dipercaya sebagai Atlantis sesungguhnya.

***

Referensi:

https://www.ancient-origins.net/

Comments are closed.