Menkes Budi: Testing dan Tracing 15 Kali Lipat Bagi Wilayah dan Klaster Gawat

Menkes RI Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan pers terkait kedatangan vaksin COVID-19 Sinovac di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (18/4). Foto: Muhammad Iqbal/ANTARA FOTO

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin akan meningkatkan testing dan tracing di Indonesia sebanyak 3 sampai 4 kali lipat dari yang telah dilakukan sekarang. Sementara untuk wilayah dan klaster dengan positivity rate yang tinggi, direncanakan tracing diberikan 15 kali lipat.

Kebijakan itu dibentuk sehubungan dengan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali yang dimulai pada 3 Juli 2021.

“Atas diskusi dengan Pak Menko (Menko Maritim dan Investasi, Luhut Panjaitan) kita akan meningkatkan testing dan tracing 3 sampai 4 kali lipat dari yang ada sekarang. Seperti yang juga dilakukan di negara-negara lain yang sedang naik tinggi kasusnya,” ungkapnya dalam konferensi pers soal pemberlakuan PPKM Darurat, Kamis (1/3).

Sehingga, Budi berharap, dari angka testing dan tracing yang sebelumnya mencapai angka 100 ribu-an, akan dinaikkan menjadi 400 sampai 500 ribu testing dan tracing perhari.

Sementara untuk daerah dan klaster tinggi, akan ditingkatkan sebanyak15 kali lipat atau 15 tes per 1.000 populasi setiap minggunya.

“Kita sudah memberikan guidance sesuai dengan WHO, standar kalau positif rate-nya di bawah 5 hanya satu per 1.000 per minggu, kalau 5 sampai 15% 5/1.000 per minggu dengan seterusnya,” tuturnya.

“Jadi banyak daerah dan klaster yang sudah tinggi positivity rate-nya kita harus naikkan itu sampai 15 kali lipat atau 15 tes per 1.000 populasi per minggu,” imbuhnya.

Cakupan testing itu akan diprioritaskan bagi testing epidemiologi, yaitu bagi orang yang kontak erat atau suspect terpapar virus COVID-19.

“Kita kejar suspect dan kotak eratnya, bukan yang sering dia mau masuk ke mana, mau jalan ke mana. Tapi benar-benar khusus untuk testing epidemiologi karena ini yang dibayar oleh negara,” jelasnya.

==

Comments are closed.